Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
11 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
6 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
7 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
11 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Menpora Erick Tekankan Pentingnya Persatuan Pemuda dan Olahraga untuk Membangun Bangsa

Menpora Erick Tekankan Pentingnya Persatuan Pemuda dan Olahraga untuk Membangun Bangsa
Menpora Erick Thohir. (Kemenpora)
Kamis, 18 September 2025 21:58 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) periode 2023–2025, Dito Ariotedjo, resmi menyerahkan jabatannya kepada Menpora baru, Erick Thohir pada acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Auditorium Kemenpora, Jakarta, Kamis (18/9/2025).

Menpora Erick, menegaskan pentingnya persatuan dalam membangun bangsa, khususnya di bidang kepemudaan dan olahraga. "Indonesia adalah bangsa besar, bangsa yang punya kekuatan kalau bersatu," ujar Menpora Erick

Menurutnya, setiap pergantian menteri seharusnya tidak selalu diikuti dengan perubahan peta jalan (roadmap) baru. Ia menilai, visi, misi, dan blueprint yang sudah dibangun oleh pendahulunya perlu dikonsolidasi agar menjadi kekuatan bersama.

"Kita rapihkan, kita review, kita jalankan sama-sama. Tidak ada perbedaan di antara kita," tegasnya.

Menpora Erick juga menekankan bahwa olahraga adalah alat pemersatu bangsa dan cerminan martabat Indonesia di mata dunia. Ia mendorong agar setiap pertandingan diikuti dengan dedikasi penuh, bukan sekadar keikutsertaan.

"Kalah menang itu biasa, tetapi apakah kita sudah memberikan 110 persen untuk bangsa kita, itu yang terpenting," ucapnya.

Di sisi kepemudaan, Menpora Erick menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dengan jumlah pemuda yang masif, yakni sekitar 131 juta orang berusia di bawah 40 tahun.

Potensi ini, menurutnya, harus diarahkan agar lahir generasi muda yang berani bermimpi, berprestasi, dan mencintai tanah air.

Presiden Prabowo, katanya, juga memberikan arahan agar Kemenpora bersinergi dengan kementerian lain seperti Kementerian Pendidikan Tinggi dan Kementerian Sosial. Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan keterbatasan anggaran melalui efisiensi dan efektivitas lintas kementerian.

Diakhir sambutannya, dengan segala kerendahan hati, Menpora Erick menegaskan dirinya hadir bukan untuk memimpin semata, melainkan untuk mengayomi.

Ia mengajak semua pihak, baik tokoh pemuda, pimpinan organisasi kepemudaan, maupun insan olahraga, untuk bersama-sama menyusun satu roadmap yang jelas dan berkesinambungan. "Sukses kita di sini bukan sukses pribadi, tetapi sukses tim dan bangsa Indonesia," tutupnya. ***

wwwwww