RDF Plant Rorotan Berstandar Tinggi untuk Atasi Krisis Sampah Jakarta
![]() |
| RDF Rorotan, Jakarta Utara. (Ist) |
Minggu, 21 September 2025 06:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA- Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta membangun Refuse-Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan, Jakarta Utara dengan sudah mempertimbangkan aspek lingkungan dan kesehatan warga agar kehadirannya benar-benar menjadi solusi, bukan menambah persoalan baru.
Kepala Dinas LH DKI Jakarta, Asep Kuswanto menegaskan, pembangunan RDF Plant Rorotan bukan hanya proyek infrastruktur, tapi salah satu upaya menjawab persoalan darurat sampah di ibu kota.
"Kami sadar betul keresahan warga. Karena itu, setiap tahap kami lakukan dengan standar keamanan tinggi dan ruang komunikasi yang terbuka agar manfaat fasilitas ini dapat dirasakan bersama, sementara dampak yang dikhawatirkan bisa ditekan semaksimal mungkin," kata Asep, dikutip dari keterangan tertulis, Minggu (21/9/2025).
Asep menjelaskan, Jakarta saat ini menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah. Satu-satunya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Bantar Gebang sudah mencapai ketinggian 59 meter dan mendekati kondisi over topping.
"Kalau banjir bisa surut dalam 1–2 jam, berbeda dengan sampah. Jika TPA over topping, maka sampah tidak hilang, justru akan terus menumpuk hari demi hari. Kondisi ini pernah terjadi di beberapa daerah, bahkan sampai menyebabkan longsor," jelasnya.
Memurut Asep, ntuk mencegah situasi itu, Pemprov DKI telah menjalankan berbagai strategi, mulai dari pengurangan sampah di sumber melalui program bank sampah dan budidaya maggot, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PltSa) Merah Putih, pengembangan RDF di Bantar Gebang, hingga pembangunan RDF Plant di Rorotan.
"Seluruh upaya tersebut sebagai usaha memperlambat laju timbunan sampah agar tidak terjadi krisis di TPA," bebernya.
Ia memaparkan, RDF Plant Rorotan sendiri sudah siap beroperasi tahun ini dengan sejumlah penyempurnaan penting. RDF Plant dirancang dengan sistem berlapis untuk menjaga kualitas udara, mulai dari pengendalian debu dan gas buang hingga penetralisir bau.
"Teknologi ini sudah terbukti efektif digunakan di berbagai fasilitas serupa. Dengan begitu, masyarakat di sekitar lokasi tidak perlu khawatir terhadap potensi dampak negatif yang mungkin muncul," terangnya.
Ia memastikan, komitmen Pemprov DKI untuk selalu menjaga keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dengan kenyamanan warga.
"Setiap kebijakan kota tidak boleh mengurangi kualitas hidup masyarakat, termasuk dalam pengoperasian RDF Rorotan. Justru fasilitas ini hadir untuk memperbaiki situasi sampah Jakarta, sekaligus memastikan kesehatan lingkungan tetap terjaga," ucapnya.
Asep berharap, dengan keterlibatan masyarakat dan dukungan berbagai pihak, RDF Plant Rorotan dapat menjadi tonggak penting dalam pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan di Jakarta.
"Kami ingin warga tenang, tidak khawatir. RDF Plant Rorotan adalah solusi bersama yang manfaatnya akan dirasakan oleh jutaan orang," pungkas Asep. ***
| Kategori | : | Badminton, DKI Jakarta |













