Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
7 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
7 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
7 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
8 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Umum

Anak SMK Dituduh Pakai Narkoba Tanpa Bukti, Orang Tua Murka hingga Laporkan Guru

Anak SMK Dituduh Pakai Narkoba Tanpa Bukti, Orang Tua Murka hingga Laporkan Guru
Minggu, 12 Oktober 2025 18:56 WIB

JAKARTA – Dunia pendidikan kembali diguncang kasus kontroversial setelah seorang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dituduh menggunakan narkoba oleh oknum guru. Tuduhan tanpa bukti itu berujung pada pertengkaran sengit antara orang tua siswa dan guru yang bersangkutan, serta menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Kisah ini mencuat setelah video perdebatan antara orang tua siswa bernama Yunita—yang juga dikenal sebagai kreator konten di TikTok—dan seorang guru di sekolah anaknya viral di berbagai platform. Dalam video tersebut, Yunita dengan nada marah mempertanyakan dasar tuduhan guru yang menuding anaknya sebagai pengguna narkoba.

Kemarahan Yunita bukan tanpa alasan. Akibat tuduhan itu, anaknya nyaris dikeluarkan dari sekolah. Namun, setelah dilakukan tes urine secara mandiri, hasilnya justru menunjukkan negatif narkoba.

“Nama anak saya sudah terlanjur jelek di sekolah, padahal hasil tes urine jelas negatif,” ujar Yunita dalam video yang kini ditonton ratusan ribu kali.

Kasus ini pun memantik simpati warganet. Banyak yang menilai tindakan guru tersebut gegabah dan bisa mencoreng nama baik siswa, apalagi tanpa pemeriksaan medis atau bukti yang kuat.

“Kalau guru menuduh tanpa dasar, siapa yang melindungi murid?” tulis salah satu pengguna TikTok di kolom komentar.

Akibat peristiwa itu, kondisi psikologis sang siswa dikabarkan terguncang. Anak yang semula dikenal berprestasi itu sempat menolak pergi ke sekolah selama beberapa hari karena merasa malu dan tertekan oleh tuduhan yang mencemarkan namanya. 

“Anak saya stres dan takut ketemu teman-temannya. Dia bilang malu, padahal dia tidak salah,” ungkap Yunita. 

Belakangan, video cekcok tersebut juga berujung pada laporan ke pihak kepolisian. Namun hingga kini, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait insiden yang membuat nama lembaganya viral itu. 

Kasus ini memunculkan kembali perdebatan publik soal etika tenaga pendidik dalam menangani isu sensitif di lingkungan sekolah. Banyak yang menilai guru seharusnya berhati-hati sebelum membuat tuduhan yang bisa berdampak panjang terhadap masa depan siswa. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Kategori:Umum, DKI Jakarta, Sumatera Selatan
wwwwww