Anak SMK Dituduh Pakai Narkoba Tanpa Bukti, Orang Tua Murka hingga Laporkan Guru
![]() |
JAKARTA – Dunia pendidikan kembali diguncang kasus kontroversial setelah seorang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dituduh menggunakan narkoba oleh oknum guru. Tuduhan tanpa bukti itu berujung pada pertengkaran sengit antara orang tua siswa dan guru yang bersangkutan, serta menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Kisah ini mencuat setelah video perdebatan antara orang tua siswa bernama Yunita—yang juga dikenal sebagai kreator konten di TikTok—dan seorang guru di sekolah anaknya viral di berbagai platform. Dalam video tersebut, Yunita dengan nada marah mempertanyakan dasar tuduhan guru yang menuding anaknya sebagai pengguna narkoba.
Kemarahan Yunita bukan tanpa alasan. Akibat tuduhan itu, anaknya nyaris dikeluarkan dari sekolah. Namun, setelah dilakukan tes urine secara mandiri, hasilnya justru menunjukkan negatif narkoba.
“Nama anak saya sudah terlanjur jelek di sekolah, padahal hasil tes urine jelas negatif,” ujar Yunita dalam video yang kini ditonton ratusan ribu kali.
Kasus ini pun memantik simpati warganet. Banyak yang menilai tindakan guru tersebut gegabah dan bisa mencoreng nama baik siswa, apalagi tanpa pemeriksaan medis atau bukti yang kuat.
“Kalau guru menuduh tanpa dasar, siapa yang melindungi murid?” tulis salah satu pengguna TikTok di kolom komentar.
Akibat peristiwa itu, kondisi psikologis sang siswa dikabarkan terguncang. Anak yang semula dikenal berprestasi itu sempat menolak pergi ke sekolah selama beberapa hari karena merasa malu dan tertekan oleh tuduhan yang mencemarkan namanya.
“Anak saya stres dan takut ketemu teman-temannya. Dia bilang malu, padahal dia tidak salah,” ungkap Yunita.
Belakangan, video cekcok tersebut juga berujung pada laporan ke pihak kepolisian. Namun hingga kini, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait insiden yang membuat nama lembaganya viral itu.
Kasus ini memunculkan kembali perdebatan publik soal etika tenaga pendidik dalam menangani isu sensitif di lingkungan sekolah. Banyak yang menilai guru seharusnya berhati-hati sebelum membuat tuduhan yang bisa berdampak panjang terhadap masa depan siswa. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Kategori | : | Umum, DKI Jakarta, Sumatera Selatan |













