Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
11 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
6 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
7 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
11 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Umum

Universitas Binawan Jalin Kerjasama Dengan ICC Academy

Universitas Binawan Jalin Kerjasama Dengan ICC Academy
Wakil Rektor Tata Kelola Universitas Binawan, Farouk Abdullah Alwyni. (Ist)
Kamis, 16 Oktober 2025 00:17 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Universitas Binawan jalin kerjasama dengan The International Chamber of Commerce Academy (ICC Academy), dalam hal pengembangan program pelatihan dan perkulihan bidang perdagangan dan bisnis internasional. Penandatanganan perjanjian kerjasama dilakukan oleh Wakil Rektor Tata Kelola Universitas Binawan, Farouk Abdullah Alwyni, MM., MBA., ACSI., CDIF., dengan Global Head of ICC Academy, Chistine Lim di Ruang Rapat Rektor, Gedung Universitas Binawan, Jakarta, Senin (13/10/2025).

ICC Academy merupakan unit pelatihan The International Chamber of Commerce (Paris) yang berkantor di Singapura. Dengan perjanjian ini Universitas Binawan dapat menyelenggarakan pelatihan sekaligus pendidikan bersertifikat resmi ICC. Tersedia beberapa jenis pelatihan yang meliputi bidang pembiayaan perdagangan, bisnis internasional dan regulasi dan kepatuhan terkait perdagangan internasional.

Dalam keterangannya Farouk menyambut baik kerjasama ini. Ia berharap  kerjasama ini dapat menjadikan Universitas Binawan sebagai institusi yang dapat berkontribusi dalam pengembangan program pelatihan bersertifikat internasional. Menurutnya, program yang ditawarkan ICC Academy dapat meningkatkan kapasitas dan kualifikasi dari para pelaku Bisnis Internasional di Indonesia baik di Dunia Perbankan maupun Dunia Industri Ekspor-Impor, terutama para professional yang bertugas di area 'international banking & trade.'

“Program pelatihan yang disediakan oleh ICC ini sangat diperlukan untuk  memahami praktek Perdangan maupun Perbankan Internasional. Karena itu Universitas Binawan, sebagai institusi  yang salah satu 'core value'-nya adalah internasional, tertarik untuk bekerja sama sebagai mitra ICC untuk menyelenggarakan berbagai program pelatihan yang dibutuhkan di dalam negeri. Saya optimis program pelatihan ini akan disambut baik oleh masyarakat,” terang Farouk.

Mantan Pejabat Islamic Development Bank (IDB) itu mengatakan, saat ini Indonesia sangat membutuhkan tenaga ahli di bidang Perbankan maupun Perdagangan Internasional untuk meneguhkan peran Indonesia dalam Ekonomi Global. Indonesia memiliki volume perdagangan Internasional  yang sangat besar, dan mempunyai potensi untuk terus berkembang. Untuk itu, kemampuan teknis para praktisi di area tersebut perlu terus dikembangkan. 

“Karena itu Universitas Binawan terdorong untuk  bekerja sama di bidang pelatihan perdagangan dan pembiayaan perdagangan internasional ini. Diharapkan dengan program yang akan dijalankan nanti akan lahir ahli-ahli perdagangan dan pembiayaan perdagangan  internasional yang mampu mendorong ekspor dan  meningkatkan devisa negara,” jelas peraih gelar MBA dari University of Birmingham (UK) ini.

Dalam kesempatan yang sama Christine menilai Indonesia sebagai salah satu 'trading nation' yang besar tentunya membutuhkan banyak professional di area tersebut. Dengan jaringan kerjasama dan informasi yang dimiliki ICC Academy berhasil menyusun kurikulum pelatihan yang terbarukan (update) dan sesuai dengan ketentuan Perdagangan dan Pembiayaan Perdagangan  yang berlaku saat ini.

Saat ini, kata Christine, ICC adalah representatif institusional dari 45 juta perusahaan di lebih dari 170 Negara. Sertifikat yang dikeluarkan ICC Academy berlaku dan diakui di ratusan negara. ***

wwwwww