Bruno Fernandes Menghilang dari Latihan Manchester United, Benarkah Ini Akal Taktik Sang Pelatih?
![]() |
| Ekspresi Bruno Fernandes pada laga Manchester United vs Arsenal di pekan ke-1 Premier League 2025/2026, Minggu (17/8/2025). |
JAKARTA – Menjelang laga panas antara Liverpool dan Manchester United di Anfield, Minggu (19/10/2025) malam WIB, absennya Bruno Fernandes dari latihan tim menimbulkan spekulasi di kalangan pendukung Setan Merah. Namun, kabar dari Inggris mengungkapkan bahwa ketidakhadiran sang kapten bukan disebabkan cedera, melainkan langkah taktis dari pelatih Ruben Amorim.
Bruno tak terlihat dalam sesi latihan di Carrington, Kamis (16/10/2025), hanya beberapa hari sebelum pertandingan krusial Premier League itu digelar. Kehilangannya sempat membuat fans khawatir, terutama karena gelandang Portugal itu baru saja tampil gemilang di dua laga kualifikasi Piala Dunia bersama negaranya.
Namun laporan Manchester Evening News (MEN) menjelaskan, Amorim sengaja memberi waktu istirahat tambahan bagi pemain-pemain yang baru pulang dari tugas internasional. “Absennya Bruno Fernandes hanyalah tindakan pencegahan agar ia tetap bugar dan siap menghadapi Liverpool,” tulis MEN.
Amorim disebut ingin memastikan sang kapten berada dalam kondisi terbaik, baik secara fisik maupun mental. Bruno menjadi bagian penting dari skema permainan Amorim, yang kerap menuntut intensitas tinggi dan transisi cepat antar lini.
Langkah serupa juga diterapkan pada beberapa pemain lain seperti Casemiro, Matheus Cunha, dan Amad Diallo, yang sama-sama baru menjalani perjalanan panjang bersama tim nasional mereka. Para pemain tersebut juga diberi waktu pemulihan ekstra demi menjaga keseimbangan tim menjelang laga besar di Anfield.
Meski begitu, di balik keputusan Amorim tersebut, terselip dinamika menarik. Bruno dikabarkan mulai merasa frustrasi dengan peran barunya dalam sistem 3-4-2-1 yang diusung Amorim. Sang kapten kini ditempatkan lebih dalam di lini tengah, bukan di posisi favoritnya sebagai gelandang serang bebas yang biasa mengatur ritme permainan.
Dalam wawancara sebelumnya, Bruno sempat menyiratkan rasa adaptasinya terhadap perubahan tersebut. “Setiap pemain punya posisi idealnya masing-masing, tapi kami harus beradaptasi dengan ide pelatih,” ujarnya diplomatis.
Kendati demikian, Amorim tetap menaruh kepercayaan penuh pada kaptennya. Di Portugal maupun di Manchester United, Bruno adalah pemimpin di lapangan yang diandalkan untuk mengatur tempo dan menjaga mentalitas tim.
Absennya dari latihan disebut sebagai langkah strategis: Amorim ingin menurunkan Bruno dalam kondisi segar, sekaligus menghindari risiko kelelahan setelah jadwal padat internasional.
Kini, pertanyaan besar tersisa di benak para penggemar — apakah Amorim benar-benar sedang menyiapkan kejutan di Anfield? Jika ya, maka “menghilangnya” Bruno Fernandes dari latihan bisa jadi bagian dari rencana besar untuk membuat Liverpool sulit membaca strategi United. ***












