Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
24 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
2
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
Korporasi
24 jam yang lalu
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
3
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
Sepakbola
24 jam yang lalu
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
4
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
4 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
5
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
3 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Panasnya El Clasico, Vinicius Semprot Lamine Yamal dengan Ucapan Menyindir

Panasnya El Clasico, Vinicius Semprot Lamine Yamal dengan Ucapan Menyindir
Vinicius Junior 'bernafsu' menghampiri Lamine Yamal setelah laga Real Madrid vs Barcelona tuntas. (reuters/susana vera)
Senin, 27 Oktober 2025 11:44 WIB

JAKARTA – Laga El Clasico antara Real Madrid dan Barcelona di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu (26/10) malam waktu Indonesia, tak hanya panas di atas lapangan. Ketegangan berlanjut hingga selepas pertandingan ketika Vinicius Junior melontarkan komentar pedas kepada bintang muda Barcelona, Lamine Yamal.

Pertemuan kedua tim yang selalu sarat gengsi itu berlangsung dengan tensi tinggi. Yamal yang tampil di sisi kiri serangan Blaugrana menjadi sasaran emosi para pemain Madrid. Dani Carvajal, Thibaut Courtois, hingga Vinicius terlihat melayangkan protes dan sindiran keras kepada pemain berusia 17 tahun tersebut.

“Ayo sini bicara, sini bicara. Hari ini kamu cuma bisa mengoper ke belakang,” kata Vinicius dengan nada menantang, seperti terekam dalam video yang beredar luas di media sosial.

Ucapan bernada sindiran itu merujuk pada minimnya kontribusi Yamal selama pertandingan. Penyerang belia itu kesulitan menembus pertahanan Madrid yang dikawal ketat oleh bek kiri Alvaro Carreras. Dalam laga itu, Carreras tampil solid dan sukses mematikan pergerakan Yamal di sepanjang babak kedua.

Perseteruan antara Vinicius dan Yamal juga disebut dipicu oleh komentar lama pemain Barcelona tersebut di ajang Kings League, ketika Yamal menyinggung Real Madrid dengan sebutan “pencuri”. Ucapan itu rupanya masih membekas di benak para pemain Los Blancos.

Bahkan, Jude Bellingham ikut menambah panas suasana lewat unggahan sindiran terhadap Yamal di media sosial setelah pertandingan usai.

Meski diwarnai adu mulut, hasil akhir tetap berpihak pada Real Madrid. Los Blancos menaklukkan Barcelona dan memperkuat posisi di puncak klasemen La Liga dengan 27 poin, unggul lima angka dari sang rival abadi.

Bagi Madrid, El Clasico kali ini bukan sekadar kemenangan, melainkan juga ajang pembuktian dominasi dan gengsi di atas lapangan hijau. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:cnnindonesia.com
Kategori:Non Olympic, Sepakbola
wwwwww