Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
6 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
6 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
5 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Atlet Tenis Meja Muda Indonesia Hadapi Wakil Terbaik Asia di AYG Bahrain 2025

Atlet Tenis Meja Muda Indonesia Hadapi Wakil Terbaik Asia di AYG Bahrain 2025
Jason Christian . (NOC Indonesia)
Rabu, 29 Oktober 2025 16:39 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BAHRAIN - Timnas Tenis Meja Indonesia menunjukkan kiprahnya di Asian Youth Games (AYG) Bahrain 2025, menandai debut Indonesia Pingpong League (IPL) sebagai federasi yang berpartisipasi dalam multievent internasional.

Indonesia menurunkan empat atlet muda yang tampil di tiga nomor pertandingan: boys single, girls single, dan mixed double. Mereka adalah Oktavia Kirana, Diska Anindia Susanto, Jehezekel Jason Christian, dan Mochammad Tarikh.

“Ini pengalaman baru karena saya pertama kali ikut kompetisi se-Asia. Lawannya sampai dengan atmosfer venue pertandingan semuanya terasa baru,” ujar Jason Christian seusai bertanding.

“Lawan-lawannya bagus banget. Saya harus menambah jam latihan lagi dan meningkatkan teknik-teknik,” ucap Okta.

Keempat atlet tampil cukup impresif dengan berhasil lolos ke babak gugur di semua nomor. Di sektor girls single, Oktavia Kirana berhasil melaju hingga babak 32 besar sebelum harus mengakui keunggulan Wan-rong Lin (Chinese Taipei). Nasib serupa dialami Jason Christian yang terhenti di babak 32 besar usai kalah 0–3 dari Ritvik Gupta (India).

GoNews.co Oktavia Kirana. (NOC Indonesia
Oktavia Kirana. (NOC Indonesia)

Sementara itu, Mochammad Tarikh mencatat kemenangan dramatis atas Bilgun Ankhbayar (Mongolia) di babak 64 besar dengan skor 3–2, sebelum akhirnya dihentikan Yi-cing Yu (Chinese Taipei) di babak 32 besar.

Dari nomor mixed double, pasangan Oktavia Kirana/Mochammad Tarikh harus mengakui keunggulan Chin-ting Lin/Ying-syuan Wu (Chinese Taipei) di babak 32 besar. Pasangan lainnya, Diska Anindia Susanto/Jason Christian, juga terhenti di babak yang sama setelah kalah dari duet Malaysia, Yu Cheah/Hong Yu Tey.

Sekretaris Jenderal IPL Yon Mardiono, yang turut mendampingi Timnas Tenis Meja Indonesia di Bahrain, menilai keikutsertaan ini sebagai langkah penting untuk menambah jam terbang atlet muda Indonesia.

“Sudah lama atlet tenis meja kita tidak tampil di ajang internasional. Semua terasa baru bagi mereka. Saya selalu bilang, kalau mau jadi yang terbaik, belajar dari yang terbaik. Di sini mereka bertemu wakil terbaik dari seluruh Asia,” ujar Yon Mardiono.

Yon juga menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh dalam menghadapi kompetisi. “Persiapan itu bukan hanya latihan teknis di pelatnas, tapi juga pola makan, istirahat, mental, dan strategi. Kalau mental tidak disiapkan, bisa kaget begitu bertanding,” tutupnya. ***

wwwwww