Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
9 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
10 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
4
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
12 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
5
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Hukum
13 jam yang lalu
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
6
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Metropolitan
10 jam yang lalu
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Home  /  Berita  /  Nasional

Menteri Bahlil Terseyum saat Dipuji Chairman Lotte Group

Menteri Bahlil Terseyum saat Dipuji Chairman Lotte Group
Presiden Prabowo saat berbincang dengan Menteri ESDM Bahlil di acara peresmian pabrik LCI. (Ist)
Kamis, 06 November 2025 18:42 WIB
Penulis: Azhari Nasution

CILEGON - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang duduk di samping Presiden Prabowo Subianto mendapat pujian dan ucapan terima kasih dari Chairman Lotte Group, Dong Bin Shin.

Pujian itu disampaikan Dong Bin Shin saat acara Peresmian Pabrik Lotte Chemical Indonesia yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto di Cilegon, Provinsi Banten, Kamis (6/11/2025).

Ucapan terima kasih disampaikan Dong Bin Shin kepada Bahlil lantaran mendukung proyek LCI. Berkat bantuan Bahlil, Dong Bin Shin mengaku menerima banyak bantuan hingga terciptanya lingkungan investasi yang kompetitif.

Mendengar hal itu, Mensesneg Prasetyo Hadi sempat melirik ke arah Bahlil. Sementara Bahlil tersenyum lebar sembari menganggukan kepala.

Proyek strategis ini memiliki nilai investasi sebesar USD3,9 miliar atau sekitar Rp62,4 triliun. Nilai ini menjadikannya sebagai salah satu investasi petrokimia terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Di pabrik ini, bahan baku berupa naphta diproses menjadi produk hulu dan hilir untuk selanjutnya menjadi bahan baku penting pembuatan produk mulai dari botol plastik, kabel, hingga bumper mobil. Kehadiran pabrik ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri hilir, meningkatkan neraca perdagangan, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. ***

wwwwww