Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
18 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
18 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
11 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
19 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
10 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
6
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
20 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Home  /  Berita  /  Kriminal

Soeharto Ditetapkan Pahlawan Nasional, Firman Soebagyo: Kabar Baik untuk Bangsa Indonesia

Soeharto Ditetapkan Pahlawan Nasional, Firman Soebagyo: Kabar Baik untuk Bangsa Indonesia
Presiden ke-2 RI Soeharto. (Ist)
Senin, 10 November 2025 09:23 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Politisi senior Partai Golkar, Firman Soebagyo, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas keputusan pemerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto, yang akan menetapkan Presiden ke-2 Republik Indonesia, H.M. Soeharto, sebagai Pahlawan Nasional pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025.

Firman menyebut, keputusan tersebut bukan hanya kabar menggembirakan bagi keluarga besar Partai Golkar, tetapi juga menjadi momentum penting bagi seluruh bangsa Indonesia untuk menegaskan kembali semangat pembangunan dan nasionalisme yang diwariskan oleh Presiden Soeharto.

“Insya Allah, hari ini bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional pada 10 November 2025, Bapak Presiden RI ke-2, Pak Soeharto akan ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional. Ini menjadi kabar yang menggembirakan tidak hanya bagi Partai Golkar, tetapi juga bagi khalayak masyarakat. Penetapan Bapak Soeharto sebagai Pahlawan Nasional menegaskan kepada kita semua mengenai spirit pembangunan serta nasionalisme sebagai sebuah bangsa,” ujar Firman Soebagyo, Senin (10/11/2025).

Lebih lanjut, Firman memberikan apresiasi tinggi kepada Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah yang dinilainya memiliki jiwa besar dan kebesaran hati dalam memberikan pengakuan resmi terhadap jasa-jasa besar Soeharto. Menurutnya, langkah ini menunjukkan kedewasaan politik dan penghormatan terhadap sejarah bangsa.

“Kita patut memberikan penghargaan kepada Presiden Prabowo yang telah menunjukkan kebesaran jiwa dalam menempatkan sejarah secara proporsional. Tentu penetapan ini bukan semata keputusan politik, melainkan bentuk penghormatan terhadap jasa seorang pemimpin bangsa yang telah bekerja tanpa lelah membangun Indonesia,” tutur Firman.

Ia menilai, pengakuan tersebut menegaskan bahwa kontribusi Soeharto dalam membangun fondasi ekonomi, infrastruktur, dan stabilitas nasional telah menjadi warisan nyata yang masih dirasakan hingga hari ini. Menurut Firman, di bawah kepemimpinan Soeharto, Indonesia berhasil keluar dari masa-masa sulit menuju era pembangunan yang stabil dan terarah.

“Pak Harto adalah sosok yang mengajarkan bagaimana membangun bangsa dengan kesabaran, keteguhan, dan keberpihakan kepada rakyat. Beliau menata ekonomi nasional, membangun infrastruktur, serta memperkuat ideologi Pancasila yang menjadi penuntun arah bangsa hingga kini,” ungkapnya.

Firman juga menekankan bahwa banyak kebijakan Soeharto yang hingga kini masih menjadi dasar keberlanjutan pembangunan, mulai dari swasembada pangan, pembangunan daerah, hingga penguatan ketahanan nasional. Karena itu, keputusan pemerintah memberi gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto dinilai sebagai langkah yang tepat untuk mengembalikan keseimbangan pandangan sejarah bangsa.

“Gelar ini tak hanya sekadar penghargaan simbolik, tetapi pengakuan atas dedikasi dan pengabdian seorang pemimpin yang telah memberikan arah jelas bagi bangsa Indonesia. Ini juga menjadi pengingat bagi generasi muda agar menilai sejarah secara jernih dan adil,” ujar Firman.

Menutup pernyataannya, Firman mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan penetapan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional sebagai momen memperkuat semangat nasionalisme dan kerja nyata.

“Spirit pembangunan dan cinta tanah air yang diwariskan Pak Harto harus terus kita jaga. Sekali lagi, terima kasih kepada Presiden Prabowo dan pemerintah yang telah berjiwa besar dalam mengukuhkan pengakuan ini. Semoga nilai-nilai perjuangan beliau terus hidup dalam setiap langkah kita membangun Indonesia ke depan,” pungkas Firman Soebagyo. ***

wwwwww