Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
19 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
13 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
18 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
14 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
18 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
13 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Apresiasi Arena Selatan Championship 2025, Menpora Erick: Solusi Tawuran Remaja

Apresiasi Arena Selatan Championship 2025, Menpora Erick: Solusi Tawuran Remaja
Menpora Erick Thohir dan Bambang Soesatyo saat membuka Arena Selatan Championship 2025. (Kemenpora)
Sabtu, 15 November 2025 23:55 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir mengapresiasi Kejuaraan Tinju Antarpelajar SMA yang bertajuk Arena Selatan Championship 2025 sebagai solusi mengurangi aksi tawuran.

“Ini luar biasa. Bagaimana anak-anak muda, pelajar SMA dan SMP peduli mengenai kekerasan di tingkat remaja. Mereka melakukan event ini karena kesadaran dan sebagai upaya mencari solusi atas tawuran di kalangan pelajar,” ujar Menpora Erick yang didampingi Anggota DPR RI Bambang Soesatyo saat membuka Arena Selatan Championship 2025 di GOR Bulungan, Jakarta Selatan (Jaksel), Sabtu (15/11/2025)..

Menpora Erick mendukung penuh penyelenggaraan ajang olahraga yang bernilai positif ini. Apalagi kegiatan ini selaras dengan misi Kemenpora di bawah kepemimpinannya yang ingin membangun pemuda berkarakter patriotik, gigih, dan berempati.

“Kejuaraan ini adalah bentuk empati, gerakan memberikan solusi tawuran remaja. Empati kepada orang tua, karena kekerasan di remaja merugikan keluarga. Inilah yang saya apresiasi yang sebesar-besarnya,” ujarnya.

Karena itu, Menpora Erick tidak ragu untuk mengundang Arena Selatan ikut hadir pada acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2025 yang akan digelar di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno, 6 dan 7 Desember mendatang. Melalui ISS 2025 nanti, para penggagas Arena Selatan bisa lebih luas menebarkan kebaikan serta memberikan informasi perihal kegiatan olahraga yang bersifat solutif.

“Saya sangat mendukung program positif seperti ini. Hari ini saya baru datang dan melihat seperti apa kejuaraannya. Setelah ini kita akan sinergikan programnya seperti apa,” sebut Menpora.

Selain membuka dan menyaksikan pertandingan, Menpora Erick juga turut memastikan keamanan dan ketertiban dalam penyelenggaraan kejuaraan ini. Prosedur-prosedur teknis maupun nonteknis yang diperlukan untuk memastikan kelancaran acara menurut Menpora telah dipenuhi oleh panitia yang terdiri dari para pelajar SMA dan SMP ini.

Menpora Erick pun berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi solusi dan juga berperan aktif di masyarakat. Khususnya dalam mengurangi aksi tawuran yang banyak terjadi di kalangan pelajar.

“Sudah saatnya juga kami di Kemenpora untuk banyak mendengar, bukan banyak memerintah. Nah, suara-suara dari generasi muda seperti ini yang harus kita dengarkan. Karena suara-suara ini yang memang harus kita resapi dan kita sebagai tentu wakil pemerintah memberikan solusi yang terbaik,” tegasnya.

GoNews.co Pertandingan tinju antarpelaja
Pertandingan tinju antarpelajar.

Sementara itu Anggota DPR RI Bambang Soesatyo turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya Arena Selatan Championship yang digagas oleh para pelajar. Karena melalui kejuaraan ini energi para pelajar yang biasa disalurkan di jalanan untuk tawuran diarahkan ke arena dalam kegiatan yang positif.

“Benar kata Pak Menteri tadi, mereka (para pemrakarsa) ini gigih, karena tidak mudah bikin acara seperti ini, apalagi level-level masih SMA-SMP,” ucap pria yang karib disapa Bamsoet ini.

Bamsoet juga memberikan apresiasi kepada Menpora Erick yang senantiasa mengarahkan pembinaan generasi muda pada hal-hal yang positif. “Karena gerakan mereka ini adalah gerakan kepemudaan dan juga gerakan spotivitas,” imbuhnya.

Diketahui, Arena Selatan Championship pertama kali digelar pada 19 April 2025 yang diikuti lebih dari 48 peserta dan juga 16 sekolah, disaksikan 3.500 penonton. Kejuaraan yang didukung Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI) ini diprakarsai para pelajar meliputi Andi Akmal Fatir Sose dari SMA Al Azhar 3, Almer Jannatan Mizan dari SMAN 26 Jakarta, Milad Berryl Iriawan dari SMA Labschool Kebayoran, dan Bedirgha Pramestya Putra dari SMP Labschool kebayoran.

“Ajang ini merupakan solusi yang dicari masyarakat Jakarta dan juga masyarakat Indonesia untuk mengurangi rasio tawuran antarpelajar. Makanya saya berharap di acara ini kita semua dapat saling menghargai, saling menghormati, dan yang paling penting menurut saya menjunjung tinggi sportivitas,” jelas Almer Jannatan, salah satu pemrakarsa Arena Selatan.

Bukan hanya di Jakarta, Arena Selatan berencana melebarkan sayapnya ke berbagai daerah di Indonesia. Ajang ini akan dimasifkan dengan nama High School Boxing League atau HBL dengan cakupan yang lebih besar.

“HBL akan berpusat di Jakarta, tahun depan kita akan ekspansi langsung ke Bandung. jadi bakal ada HBL Jakarta, HBL Bandung, dan seterusnya,” ungkap Andi Akmal, pemrakarsa Arena Selatan lainnya. ***

wwwwww