104 Sekolah Rakyat Dibangun pada 2026, Pemerintah Janjikan Pemerataan Pendidikan
![]() |
| Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo. (Ist) |
Senin, 17 November 2025 19:29 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Pemerintah menargetkan pembangunan 104 Sekolah Rakyat di berbagai daerah pada 2026. Hal itu disampaikan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Senin (17/11/2025).
"Untuk Direktorat Jenderal (Ditjen) Prasarana Strategis menargetkan pembangunan 104 unit sekolah rakyat untuk tahun 2026," ujar Dody.
Selain pembangunan sekolah rakyat, Ditjen Prasarana Strategis juga menyiapkan program rehabilitasi 1.000 madrasah serta pembangunan tujuh perguruan tinggi dan perguruan tinggi keagamaan. Menurut Dody, langkah ini penting untuk memperkuat layanan publik di daerah.
"Meskipun tidak sebesar belanja infrastruktur fisik seperti jalan atau bendungan, anggaran ini berperan penting dalam membangun daya tahan sosial dan memperkokoh simpul-simpul ekonomi lokal," katanya.
Pemerintah sebelumnya telah menyelesaikan renovasi 165 Sekolah Rakyat Rintisan Tahap I. Tahun ini, program berlanjut ke Tahap II dengan cakupan 104 lokasi di kabupaten/kota. Proses lelang konstruksi sudah dimulai sejak September 2025.
Sekolah Rakyat Tahap II dirancang menampung 112.320 siswa dari jenjang SD hingga SMA, dengan total 3.744 rombongan belajar. Pembangunan dilakukan di lahan seluas 5-10 hektare yang disiapkan pemerintah daerah, dan ditargetkan siap digunakan pada tahun ajaran 2026/2027.
Dody menegaskan, pemerintah ingin memastikan fasilitas pendidikan di daerah bisa dibangun dengan cepat dan berkualitas untuk mendukung peningkatan sumber daya manusia. ***
| Editor | : | Senopati Ukoro |
| Sumber | : | Antaranews.com |
| Kategori | : | Umum |













