Hari Anak Internasional: FAKTA Peringatkan Negara Masifnya Serbuan Industri Rokok ke Anak
![]() |
| Ilustrasi anak merokok. (Ist) |
Rabu, 19 November 2025 16:42 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Memperingati Hari Anak Internasional 20 November 2025, Forum Warga Kota Indonesia (FAKTA) Indonesia menegaskan bahwa jutaan anak masih menjadi target empuk industri rokok karena lemahnya perlindungan negara.
Sekretaris Jenderal FAKTA Indonesia, Tubagus Haryo Karbyanto mengungkap prevalensi perokok usia 10-18 tahun telah mencapai 7,4%, sementara 1 dari 5 pelajar SMP–SMA menggunakan tembakau. Lebih parah, 60,6% pelajar perokok tidak pernah ditolak saat membeli rokok meski di bawah umur. Rokok batangan seharga Rp1.000-2.000 disebut menjadi pintu masuk kecanduan yang paling mudah.
FAKTA menilai industri rokok sengaja membanjiri ruang hidup anak dari media sosial, influencer, konser musik, hingga warung dekat sekolah dengan promosi yang membungkus rokok sebagai gaya hidup modern.
"Negara masih ragu memihak anak," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu, (19/11/2025).
Sementara banyak negara menargetkan generasi bebas rokok, Indonesia disebut masih berputar pada masalah dasar seperti penjualan ketengan dan regulasi yang longgar.
FAKTA mendorong pemerintah mengambil langkah tegas, mulai dari target Indonesia Bebas Rokok 2045, larangan rokok batangan, reformasi cukai, penegakan ketat KTR, hingga menghentikan seluruh sponsorship industri rokok di dunia pendidikan. ***
| Editor | : | Senopati Ukoro |
| Kategori | : | Automotif |













