Pertamina Perkuat Mitigasi Energi di Titik Rawan Nataru
![]() |
| SPBU Pertamina. (Ist) |
Kamis, 27 November 2025 11:43 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Pertamina Patra Niaga menempatkan mitigasi pasokan energi sebagai prioritas utama menjelang lonjakan perjalanan pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Melalui Satgas Nataru, perusahaan mengaktifkan jaringan layanan nasional dan sistem distribusi berlapis untuk mencegah gangguan energi di titik-titik rawan.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth Dumatubun, mengatakan Satgas siaga sejak 13 November 2025 hingga 11 Januari 2026.
"Selain stok aman, layanan tambahan juga diperkuat demi kenyamanan perjalanan masyarakat," ujar Roberth dalam keterangannya, Kamis (27/11/2025).
Mitigasi dilakukan dengan menyiagakan 7.885 SPBU, 6.777 Pertashop, 6.634 agen LPG, serta 1.866 SPBU Siaga 24 jam dan 6.231 agen LPG Siaga agar pasokan tetap terjaga meski terjadi lonjakan permintaan.
Untuk mengantisipasi kepadatan di jalur wisata dan pemukiman, Pertamina menempatkan 56 titik BBM & Kiosk Pertamina Siaga, motoris BBM, serta Pertamina Delivery Service (PDS) Bright Gas.
Sebanyak 210 mobil tangki juga disiagakan sebagai kantong suplai di area yang rawan kemacetan ataupun potensi keterlambatan distribusi.
Mitigasi kenyamanan pemudik diperkuat melalui Serambi MyPertamina di 34 rest area, menyediakan area istirahat, mini klinik, nursery, hingga fasilitas anak.
Roberth menyebut pasokan BBM dipertahankan di atas level aman melalui optimalisasi kilang dan impor yang terukur, dikendalikan lewat command center Satgas berbasis pemantauan real-time. Sejumlah daerah dengan mobilitas tinggi, termasuk Tol Trans Jawa-Sumatera, Bandung, Jogja, Bali, hingga wilayah terpencil, dipantau intensif.
Puncak arus diperkirakan terjadi 24-25 Desember, 31 Desember-1 Januari, dan arus balik 2-4 Januari 2026, dengan konsumsi energi berpotensi meningkat, terutama gasoline, LPG, avtur, dan kerosene. Sebaliknya, gasoil menurun seiring melambatnya aktivitas industri.
Roberth mengingatkan pemudik untuk mengisi BBM sejak awal dan memanfaatkan aplikasi MyPertamina guna mengurangi risiko antrean dan kehabisan BBM di jalur padat.
"Kami siap melayani sepenuh hati agar masyarakat menikmati liburan dengan tenang bersama keluarga," pungkasnya. ***
| Editor | : | Senopati Ukoro |
| Sumber | : | Antaranews.com |
| Kategori | : | Nasional |













