Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
9 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
8 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Voli

Kasus Bansos Beras Memanas, KPK Periksa Rudy Tanoe sebagai Tersangka

Kasus Bansos Beras Memanas, KPK Periksa Rudy Tanoe sebagai Tersangka
KPK memanggil Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo untuk diperiksa dalam kasus dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) beras. (cnn indonesia/ryan hadi suhendra)
Jum'at, 28 November 2025 13:49 WIB

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi kembali memanggil Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo alias Rudy Tanoe untuk diperiksa dalam kasus dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial beras bagi Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan tahun anggaran 2020, Jumat (28/11/2025). Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik (DNRL) tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara yang menyita perhatian publik itu.

“Benar, hari ini ada jadwal pemanggilan Sdr BRT dalam perkara distribusi bansos,” ungkap Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan secara tertulis. 

Selama sepekan terakhir, penyidik intens memeriksa saksi dari berbagai pihak untuk mengusut peran Rudy Tanoe. Pemeriksaan diarahkan pada bagaimana pola distribusi bansos dijalankan di lapangan, apakah sesuai dengan kontrak kerja atau terjadi penyimpangan. 

Langkah pencegahan ke luar negeri juga telah dikeluarkan sejak 12 Agustus 2025 dan berlaku selama enam bulan. Pencegahan itu menjerat empat orang yang dinilai berhubungan langsung dengan proses distribusi bansos, yakni Edi Suharto, Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo, Kanisius Jerry Tengker dan Herry Tho. Keempatnya sebelumnya telah dipanggil penyidik untuk diperiksa.

Sementara itu, Rudy Tanoe tengah mencoba melepaskan status tersangkanya melalui praperadilan kedua di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kakak kandung pendiri Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, itu tetap hadir memenuhi pemanggilan meski proses praperadilannya sedang berlangsung.

Penyidik memastikan pemanggilan dan pemeriksaan terus dilakukan untuk menegakkan konstruksi perkara dalam dugaan korupsi bansos beras tahun 2020, yang dinilai merugikan masyarakat penerima manfaat. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:cnnindonesia.com
Kategori:Voli, Metropolitan, Beladiri
wwwwww