Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
21 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
SEA Games ke-33 Thailand 2025

Juara Tiga Kali SEA Games Dipermainkan, Maikhel Muskita dan Vicky Tahumil ke Final

Juara Tiga Kali SEA Games Dipermainkan, Maikhel Muskita dan Vicky Tahumil ke Final
Maikhel Roberrd Muskita (biru) saat menghadapi juara tiga kali SEA Games, Yomkoht Jakkapong dari Thailand. (Gonews.co Group)
Rabu, 17 Desember 2025 23:23 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANGKOK - Petinju andalan Indonesia Maikhel Roberrd Muskita tampil memukau saat menghadapi petinju tuan rumah Thailand Yomkoht Jakkapong dalam pertandingan babak final kelas 80kg putra SEA Games ke-33 Thailand 2025.

Di hadapan pendukung petinju Negeri Gajah Putih yang memadati Chulalongkorn University Sport Centre Bangkok, Thailand, Rabu (17/12/2025), peraih medali emas SEA Games ke-31 Vietnam 2021 sempat memukul jatuh Yomkoht Jakkapong pada menit awal ronde pertama.

Tidak hanya itu saja, Maikhel, panggilan karibnya, yang dalam kondisi prima bergerak cepat dan lincah menghindari pukulan dan jebakan Yomkoht Jakkapong untuk bertarung dalam jarak pendek. Bahkan, Maikhel berhasil mempermainkan juara tiga kali SEA Games (SEA Games Manila 2019, SEA Games Vietnam 2021 dan SEA Games Kamboja 2023) itu dengan jab-jab tajam dalam pertarungan tiga ronde tersebut.

Dengan hasil ini, Maikhel akan menghadapi petinju Filipina yang merupakan peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, Eumir Felix Marcial yang menang Refree Stop Contest (RSC) ronde kedua atas Manh Cuong Nguyen dari Vietnam.

“Luar biasa. Gerakan Maikhel jelas terlihat sangat lincah dalam menghindari pukulan Jakkapong. Konsistensinya dalam menjaga jarak pukulan tersebut lah yang membuatnya terhindar dari jebakan pertarungan jarak pendek yang diinginkan Yomkoht Jakkapong,” kata Manajer Timnas Tinju Indonesia, Sultan Sapta yang terlihat begitu dekat dengan seluruh petinju.

“Ya, Maikhel memang pantas memenangkan pertandingan karena kemampuannya untuk menghentikan serangan lawannya. Perlu dicatat, Maikhel menjadi satu-satunya petinju yang mampu menghentikan petinju Thailand hingga babak semifinal,” timpal pelatih Timnas Tinju Indonesia, Hermensen Ballo.

Tampilnya Maikhel dengan kondisi prima tersebut, kata mantan petinju Olimpiade Athena 2004, Bonyx Yusak Saweho karena komitmen Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI) pimpinan Ray Zulham Farras Nugraha yang langsung menjalankan pemusatan latihan (pelatnas) lebih awal.

“Kondisi fisik Maikhel dan petinju lainnya cukup prima itu karena menjalani pelatnas hampir enam bulan. Makanya, seluruh petinju Indonesia yang tampil di SEA Games ke-33 Thailand bisa tampil perform sepanjang ronde,” ungkap Bonyx Yusak Saweho.

Bukan  hanya Maikhel, Vicky Tahumil Junior juga tampil apik saat memastikan tiket ke final kelas 51kg putra. Vicky, panggilan karibnya, banyak melepaskan pukulan telak saat mengalahkan Nguyen Minch Cuong (Vietnam) dengan skor telak 5-0. “Saya senang bisa melangkah ke semifinal,” katanya singkat saat ditemui usai pertandingan.

Di final, Vicky yang merupakan anak didik Bonyx Saweho akan menghadapi petinju tuan rumah Thailand, Thitisan Panmot yang meraih kemenangan RSC ronde kedua atas petinju Laos Venesy Heuangthisouan.

Sayangnya keberhasilan Vicky Tahumil dan Maikhel tidak diikuti dua petinju putri Indonesia yang tampil di semifinal. Yakni, Israhellah Athena Bonita Saweho gagal ke final kelas 50kg putri setelah kalah dari petinju tuan rumah Thailand Chuthamat Raksat dengan skor 0-5, Alfianita Kartika Manopo yang kalah dari Punrawee Ruenros (Thailand) di kelas 57kg putri.

Dengan hasil ini, Indonesia telah menempatkan lima petinju ke final cabang olahraga tinju SEA Games ke-33 Thailand yang akan dimainkan pada Jumat, 19 Desember 2025.  Sebelumnya, Asri Udin di kelas 60kg dan Nabila Maharani di kelas 54kg putri sudah lebih dulu meraih tiket ke final. 

Secara terpisah, Sekjen PERBATI Hengky Silatang mengapresiasi penampilan seluruh petinju Indonesia yang sudah menunjukkan penampilan terbaik. “Saya salut dengan perjuangan seluruh petinju. Mereka sudah berusaha memberikan yang terbaik. Kalaupun mereka kalah itu hanya kemenangan tertunda. Yang pasti, mereka semua tampil dalam kondisi fisik yang prima," ujarnya.

"Khusus petinju yang tampil ke final harus lebih siap untuk menghadapi pertarungan puncak perebutan medali emas. Berjuang semaksimal mungkin untuk mengibarka  Merah Putih dan mengumandangkan Lagu Indonesia Raya di SEA Games ke-33 Thailand 2025,” tegasnya. ***

wwwwww