Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
19 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
15 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
15 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
11 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
11 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
21 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Piyu Padi Luncurkan Mantra Digital, Solusi Transparansi Data Royalti Musik

Piyu Padi Luncurkan Mantra Digital, Solusi Transparansi Data Royalti Musik
Founder Mantra Digital Piyu Padi. (Ist)
Selasa, 23 Desember 2025 17:19 WIB
Penulis: Mambang Yazid
JAKARTA - Musisi Piyu Padi meluncurkan Mantra Digital, sebuah platform teknologi berbasis data yang dirancang untuk meningkatkan transparansi dan tata kelola royalti di industri musik Indonesia. Platform ini difokuskan pada pencatatan dan pemantauan data karya musik secara terbuka dan teruku

Mantra Digital tidak berfungsi sebagai lembaga penarik maupun pengelola royalti. Platform ini dikembangkan sebagai sistem pencatatan data yang memungkinkan musisi, komposer, publisher, dan produser mengakses informasi karya secara setara sesuai hak masing-masing.

Melalui dashboard terintegrasi, seluruh pemangku kepentingan dapat melihat data karya yang sama pada waktu yang bersamaan. Sistem ini diharapkan dapat mendorong akuntabilitas serta mengurangi potensi konflik yang selama ini muncul akibat ketimpangan akses data.

Sebagai langkah awal, Mantra Digital menjalin kolaborasi dengan PT Handhindra Jeka untuk penataan dan optimalisasi data katalog karya JK Record. Kerja sama ini menjadi contoh penerapan sistem transparansi berbasis teknologi di industri musik nasional.

Founder Mantra Digital Piyu Padi mengatakan, persoalan utama industri musik Indonesia bukan terletak pada talenta, melainkan pada sistem.

“Musisi terlalu lama berjalan tanpa visibilitas data atas karyanya sendiri. Mantra Digital hadir untuk mengembalikan kendali informasi kepada pemilik hak,” ujarnya.

Mantra Digital diposisikan sebagai infrastruktur netral yang melengkapi ekosistem yang sudah ada, sekaligus mendorong industri musik Indonesia menuju sistem kerja yang lebih transparan dan berkelanjutan. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Hiburan, DKI Jakarta
wwwwww