Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
23 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
16 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
16 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
16 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
22 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
21 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  PON

Roti’O Jadi Sorotan Usai Video Lansia Gagal Transaksi Tunai Beredar

Roti’O Jadi Sorotan Usai Video Lansia Gagal Transaksi Tunai Beredar
Ilustrasi cashless society (foto: shutterstock)
Jum'at, 26 Desember 2025 11:25 WIB
JAKARTA – Media sosial kembali dihebohkan oleh beredarnya potongan video yang memperlihatkan seorang pria meluapkan kemarahannya di salah satu gerai Roti’O. Insiden itu diduga terjadi setelah seorang lanjut usia tidak dapat melakukan transaksi menggunakan uang tunai rupiah karena gerai tersebut hanya melayani pembayaran non-tunai atau cashless.

Video tersebut dengan cepat menyebar dan memicu beragam reaksi warganet. Sejumlah pengguna media sosial menilai kebijakan pembayaran non-tunai berpotensi menyulitkan kelompok lansia yang belum terbiasa dengan teknologi digital. Di sisi lain, ada pula yang menilai sistem cashless sebagai bagian dari modernisasi layanan yang tak terelakkan.

Menanggapi viralnya video tersebut, manajemen Roti’O akhirnya angkat bicara. Melalui akun Instagram resmi @rotio.indonesia, pihak manajemen menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat insiden tersebut.

"Kami mohon maaf atas kejadian yang beredar dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Penggunaan aplikasi dan transaksi non-tunai di outlet kami bertujuan untuk memberikan kemudahan serta memberikan berbagai promo dan potongan harga bagi pelanggan setia kami," tulis manajemen dalam pernyataan yang dikutip.

Manajemen Roti’O menjelaskan bahwa penerapan transaksi non-tunai dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi layanan sekaligus memberikan keuntungan tambahan berupa promo bagi pelanggan. Meski demikian, pihaknya mengakui perlunya perbaikan dalam aspek pelayanan di lapangan.

"Saat ini kami sudah melakukan evaluasi internal agar ke depannya tim kami dapat memberikan pelayanan yang lebih baik. Terima kasih atas masukan dan kepercayaan yang diberikan kepada kami," lanjut pernyataan tersebut.

Peristiwa ini kembali membuka ruang diskusi publik tentang penerapan sistem pembayaran non-tunai di ruang usaha, khususnya terkait kesiapan pelaku usaha dalam melayani konsumen dari berbagai latar belakang usia dan kemampuan teknologi. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:liputan6.com
Kategori:PON, Olympic
wwwwww