Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
4 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
4 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Voli

Kemenpora Siap Jadikan Sport Industry dan Sport Tourism Sebagai Bagian Ekonomi Baru

Kemenpora Siap Jadikan Sport Industry dan Sport Tourism Sebagai Bagian Ekonomi Baru
Menpora Erick Thohir. (Foto: Kemenpora)
Senin, 05 Januari 2026 23:53 WIB
Penulis: Azhari Nasution

BANDUNG - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menyebut, Kemenpora RI bersama lintas kementerian lainnya sepakat memperkuat ekosistem olahraga nasional serta menjadikan industri olahraga (sport industry) dan sport tourism sebagai bagian dari ekonomi baru.

Hal itu, Menpora Erick sampaikan saat menghadiri Satria Muda Pertamina Bandung Official Team and Jersey Launch 2026 di GOR C-Tra Arena, Bandung, Jawa Barat, Senin (5/1/2026). "Kehadiran saya di sini sesuai dengan arah kebijakan Kemenpora yang saat ini memiliki Deputi Sport Tourism dan Hubungan Internasional," ujarnya.

Menurutnya, Kedeputian Sport Tourism dan Hubungan Internasional baru terbentuk beberapa bulan terakhir, dimana tujuannya adalah menjadikan industri olahraga dan sport tourism sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Gagasan ini juga telah disepakati lintas kementerian saat pelaksanaan Indonesia Sport Summit yang digelar sebelumnya.

"Kemarin ketika saya membuat Indonesia Sport Summit, saya mengharapkan seluruh pemegang pemangku jabatan untuk industri olahraga dan sport tourism bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru," urai Menpora Erick. 

"Dan alhamdulillah kemarin dari Kemenkeu, Kementerian Dalam Negeri, Kemendikdasmen Pak Menteri Abdul Mu’ti semua datang. Kita menyepakati yang namanya industri olahraga ini bisa sebagai pusat bagian dari ekonomi baru termasuk sport tourismnya," imbuhnya lagi.

Menpora Erick juga membuka potensi kerjasama dengan pemerintah daerah khususnya Kota Bandung, yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kota wisata olahraga. Ia menilai pemda juga memiliki komitmen besar mendukung pengembangan itu.

"Alhamdulillah Pak Farhan (Wali Kota Bandung) punya komitmen dan Kota Bandung sendiri memiliki potensi besar untuk menjadi kota wisata olahraga dan Kemenpora bisa bekerja sama untuk itu. Saya juga mendukung ada beberapa merek lokal akan saya datangi pabrik-pabriknya karena ini membuka lapangan pekerjaan," jelasnya.

"Jadi ini saya lakukan sama seperti di Sumatera Utara, Jawa Timur, Jakarta juga. Itu karena ada pertumbuhan ekonomi baru di industri olahraga tidak hanya industri kreatif. Karena olahraga ada hubungannya dengan industri kreatif," pungkas Menpora.

Sementara Walikota Bandung Farhan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Pak Menpora, semoga kedepan Jawa Barat bisa lebih banyak menyumbang atlet-atlet berprestasi internasional. "Mohon doa dan dukungannya Jawa Barat juga akan membangun sekolah olahraga seperti di Ragunan (Jakarta)," imbuh Walikota Bandung Farhan. ***

wwwwww