Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
8 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
9 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
9 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
8 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Automotif

‎Pemprov DKI Fokus Tekan TBC dan DBD Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

‎Pemprov DKI Fokus Tekan TBC dan DBD Lewat Kolaborasi Lintas Sektor
Wagub Rano saat kunjungan kerja di Kantor Wali Kota Jakarta Barat. (Ist)
Senin, 05 Januari 2026 13:51 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
‎JAKARTA- Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno menegaskan, komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mempercepat penanganan Tuberkulosis (TBC) dan Demam Berdarah Dengue (DBD) guna menekan angka kasus secara signifikan.

Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif agar upaya pengendalian penyakit berjalan efektif.

‎
‎"Jadi, TBC harus kita tangani bersama. Hal ini juga menjadi perhatian Presiden untuk percepatan pemberantasannya. Alhamdulillah, beberapa langkah sudah dilakukan dan penanganannya terus berjalan," kata Wagub Rano saat kunjungan kerja di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (5/1/2026).
‎
‎Rano menyebut, penanganan TBC membutuhkan kolaborasi lintas sektor, dukungan fasilitas kesehatan, tenaga medis, serta keterlibatan masyarakat, terutama dalam deteksi dini.
‎
‎"Kami telah melakukan sejumlah langkah penanganan di beberapa wilayah. Harapannya, upaya ini dapat berjalan optimal sehingga dampak penanganannya dirasakan langsung oleh warga," tegasnya.
‎
‎Selain TBC, Wagub Rano mengingatkan potensi lonjakan kasus DBD seiring memasuki musim hujan. Menurutnya, masa peralihan musim menjadi periode rawan penyebaran DBD di sejumlah wilayah Jakarta.
‎
‎"Karena Jakarta masih berada di posisi yang cukup tinggi, ini harus kita tangani bersama," ujarnya.
‎
‎Ia menekankan, pentingnya penguatan pencegahan melalui gerakan 3M, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang tempat penampungan air. Rano juga meminta warga dan jajaran pemerintah tidak lengah karena kelalaian kecil dapat memicu munculnya sarang nyamuk.
‎
‎"Karena itu, peran petugas juru pemantau jentik (Jumantik) di lingkungan warga terus dioptimalkan. Tim Jumantik menjadi garda terdepan dalam pengawasan dan pencegahan penyebaran DBD di permukiman," pungkasnya. ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Badminton, Automotif, DKI Jakarta
wwwwww