326 Ribu Penumpang Padati MRT Jakarta Selama Dua Hari Tahun Baru
![]() |
| Lonjakan penumpang saat tahun baru 2026. (Dokumentasi MRT Jakarta) |
Senin, 05 Januari 2026 12:29 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Jumlah pengguna MRT Jakarta melonjak tajam selama momen pergantian Tahun Baru 2026. PT MRT Jakarta mencatat 326.372 pelanggan menggunakan layanan MRT selama dua hari penerapan tarif khusus Rp 1,00, yakni 31 Desember 2025 dan 1 Januari 2026.
Rinciannya, sebanyak 185.895 pelanggan tercatat pada malam pergantian tahun, sementara 140.477 pelanggan menggunakan MRT pada 1 Januari 2026. Capaian tersebut meningkat 7,59 persen dibandingkan periode serupa tahun sebelumnya yang mencatat 303.345 pelanggan.
Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta, Rendy Primartantyo mengatakan, lonjakan penumpang tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik di Jakarta.
"Antusiasme masyarakat menggunakan MRT Jakarta saat libur Tahun Baru sangat tinggi. Ini menjadi indikator positif bahwa MRT semakin diandalkan sebagai moda transportasi utama, terutama pada momentum kegiatan besar di Ibu Kota," ujar Rendy dalam keterangan tertulis, Minggu (4/1/2026).
Untuk mengakomodasi tingginya mobilitas warga, MRT Jakarta melakukan penyesuaian pola operasional dengan memperpanjang jam layanan hingga pukul 02.00 WIB pada 1 Januari 2026. Kebijakan tersebut diterapkan guna mendukung masyarakat yang mengikuti berbagai aktivitas malam tahun baru di sepanjang jalur MRT.
Selain itu, MRT Jakarta memperkuat pengelolaan kepadatan penumpang melalui penambahan personel, kesiapan stok kartu, serta optimalisasi alat pembaca kartu di stasiun. Langkah ini bertujuan menjaga perjalanan tetap aman, tertib, dan nyaman di tengah lonjakan penumpang.
Lonjakan penumpang juga dipengaruhi meningkatnya aktivitas di kawasan sekitar stasiun. Salah satunya Blok M Hub yang mencatat 145.855 pengunjung selama periode 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.
Pengembangan kawasan berbasis transit dinilai semakin mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik, khususnya MRT Jakarta. ***
| Editor | : | Senopati Ukoro |
| Kategori | : | Badminton, DKI Jakarta |













