Julia Roberts Sebut Remake Pretty Woman Sudah Tak Mungkin Digarap
![]() |
| Aktris peraih Oscar Julia Roberts. (Instagram) |
Penulis: Mambang Yazid
Dalam wawancara dengan Deadline, Julia Roberts mengungkapkan bahwa dirinya telah banyak berubah sejak Pretty Woman dirilis pada 1990. Ia merasa tidak lagi mampu menghadirkan nuansa ringan dan kepolosan yang dulu melekat pada karakter Vivian Ward.
“Saya sudah terlalu banyak membawa pengalaman hidup. Rasanya tidak mungkin lagi ‘melayang’ dalam film seperti itu,” ujar Julia Roberts.
Aktris berusia 58 tahun itu menjelaskan bahwa pengalaman dan pelajaran hidup yang terakumulasi membuatnya sulit kembali memerankan karakter dengan kepolosan tertentu, meski karakter tersebut digambarkan sebagai seorang pekerja seks.
“Bukan dalam arti negatif, tapi semua hal yang kita pelajari sepanjang hidup itu melekat. Sulit untuk kembali memainkan sosok yang benar-benar polos,” katanya.
Julia Roberts juga menyoroti konteks cerita Pretty Woman, yang mengisahkan seorang perempuan dari latar belakang miskin yang kehidupannya berubah setelah bertemu pria kaya. Ia mengakui bahwa sudut pandang tersebut kemungkinan besar akan dipertanyakan oleh penonton masa kini.
Menurutnya, perubahan budaya dari waktu ke waktu memang membuat banyak karya lama terlihat problematis jika ditinjau ulang. Ia membandingkannya dengan film-film era awal Hollywood yang kini kerap dikritik karena nilai-nilai yang tak lagi relevan.
Sebagai contoh, Julia menyebut Gone With the Wind (1939), film klasik yang hingga kini menuai kritik karena penggambaran perbudakan dan stereotip rasial.
Pretty Woman sendiri menjadi salah satu film paling ikonik dalam karier Julia Roberts dan mempertemukannya dengan Richard Gere. Film tersebut sukses besar secara komersial dan budaya, namun menurut Julia, lebih tepat dikenang sebagai produk zamannya. ***
| Editor | : | Azhari Nasution |
| Kategori | : | Hiburan, DKI Jakarta |













