Pramono: Puskesmas Kunci Pemerataan Layanan Kesehatan di Jakarta
![]() |
| Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Ist) |
Jum'at, 09 Januari 2026 17:26 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, komitmen Pemprov DKI dalam memperkuat pemerataan layanan kesehatan dengan meninjau langsung Puskesmas Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (9/1/2026).
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memastikan layanan kesehatan primer berkualitas dapat diakses seluruh warga tanpa terkecuali.
"Kunjungan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mewujudkan Jakarta yang lebih baik, khususnya di sektor kesehatan. Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat memiliki peran strategis dalam menciptakan masyarakat Jakarta yang sehat dan produktif," ujar Pram dalam keterangan tertulis.
Ia mengapresiasi kualitas fasilitas dan layanan puskesmas yang melayani sekitar 600-700 pasien per hari dengan dukungan 41 dokter umum dan 14 dokter gigi. Menurutnya, kondisi puskesmas tersebut mencerminkan peningkatan standar layanan kesehatan primer di Jakarta.
"Begitu melihat puskesmas ini, saya cukup kaget karena kondisinya sudah hampir seperti rumah sakit di kota-kota besar. Artinya, pelayanannya sangat baik dengan jumlah pasien yang cukup banyak setiap hari. Mudah-mudahan puskesmas seperti ini dapat dikelola dengan baik dan menjadi percontohan, baik di Jakarta maupun di daerah lain," harapnya.
Pram menyoroti, tingginya kunjungan warga dari wilayah perbatasan Jakarta ke puskesmas-puskesmas DKI. Ia menekankan pentingnya prinsip pemerataan layanan kesehatan tanpa diskriminasi wilayah.
Puskesmas Kebayoran Lama melayani wilayah dengan sasaran penduduk lebih dari 320 ribu jiwa, didukung 124 posyandu dan enam puskesmas pembantu. Fasilitas ini juga menerapkan Integrasi Layanan Primer (ILP) berbasis siklus hidup serta melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai langkah deteksi dini penyakit.
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta mengelola jaringan layanan kesehatan yang terdiri atas 44 puskesmas kecamatan, 267 puskesmas kelurahan, dan 31 rumah sakit yang seluruhnya melayani peserta BPJS Kesehatan sebagai bagian dari upaya pemerataan layanan kesehatan di ibu kota.
"Tadi saya juga mendapat laporan bahwa hampir semua puskesmas di Jakarta, terutama yang berbatasan dengan daerah sekitar, banyak dimanfaatkan oleh warga dari luar wilayah. Saya sampaikan kepada Kepala Dinas Kesehatan agar puskesmas tetap memberikan pelayanan terbaik bagi siapa pun," pungkasnya. ***
| Editor | : | Senopati Ukoro |
| Kategori | : | Automotif, DKI Jakarta |













