Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
17 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
18 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
11 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
19 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
9 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
6
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
19 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Home  /  Berita  /  Non Olympic

PSIM Transfer Kasim Botan ke Semen Padang FC

PSIM Transfer Kasim Botan ke Semen Padang FC
Kasim Botan bergabung ke Semen Padang FC. (Ileague.id)
Kamis, 29 Januari 2026 21:33 WIB
Penulis: Azhari Nasution

YOGYAKARTA – PSIM Yogyakarta mengumumkan aktivitasnya di jendela transfer paruh musim Super League 2025/2026. Adalah penyerang sayap kanan Laskar Mataram, Kasim Botan yang resmi dilepas dengan status transfer ke Semen Padang FC.

Manajer PSIM, Razzi Taruna mengkonfirmasi kesepakatan tersebut. Langkah ini diambil sebagai opsi terbaik agar sang pemain mendapatkan menit bermain yang lebih ideal. “Betul, kami sudah sepakat untuk transfer Kasim Botan ke Semen Padang di putaran kedua ini,” kata Razzi Taruna.

Ketatnya persaingan di sektor sayap PSIM membuat kesempatan bermain Kasim Botan sangat terbatas sepanjang putaran pertama. 

Dari data statistik yang ada, Kasim Botan tercatat hanya mendapatkan kesempatan bermain sepanjang delapan menit dari 18 pertandingan yang sudah dijalani PSIM musim ini. Satu-satunya pertandingan yang sempat melibatkan Kasim Botan adalah di pekan ke-9 saat PSIM dijamu Persita di Tangerang pada Oktober 2025 lalu.

Manajemen berharap dengan transfer ini dapat menjaga potensi dan sentuhan terbaik pemain asal Adonara tersebut. “Pertimbangan utamanya adalah kebutuhan jam terbang karena di posisinya saat ini, persaingan di PSIM memang sangat ketat. “Kami ingin Kasim tetap kompetitif dan mendapatkan menit bermain yang cukup di level tertinggi bersama klub barunya,” lanjut Razzi.

Selain alasan menit bermain, Razzi menegaskan bahwa transfer ini merupakan salah satu jalan untuk bisa menyeimbangkan skuad Laskar Mataram pada paruh kedua kompetisi.

“Kami memutuskan ini sebagai salah satu jalan untuk efektivitas memperkuat skuad. Tim harus dikurangi untuk kemudian kami bisa merekrut satu pemain baru. Pemain baru ini posisinya bek tengah dan dia seorang pemain asing,” ucap Razzi Taruna lagi.

Transfer ini juga sekaligus menandai akhir kebersamaan Kasim Botan dengan Laskar Mataram, bersamaan dengan habisnya masa kontrak sang pemain di Yogyakarta yang hanya satu musim. “Karena kontrak Kasim di PSIM hanya satu musim, maka praktis kerjasama kami berakhir seiring dengan transfer ini,” tambahnya.

Manajemen tetap mengapresiasi kontribusi yang pernah diberikan Kasim selama berseragam Parang Biru dan mendoakan kesuksesan karirnya kedepannya. “Harapannya dia bisa memberikan kontribusi maksimal di Semen Padang dan terus menjaga performa terbaiknya di sisa musim ini,” pungkas Razzi.***

wwwwww