Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
24 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
24 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
24 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
24 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
23 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
23 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Beladiri

Dugaan Manipulasi Kasus di Polsek Cilandak Viral, Oknum Penyidik Terancam Sanksi Etik

Dugaan Manipulasi Kasus di Polsek Cilandak Viral, Oknum Penyidik Terancam Sanksi Etik
Beredar di media sosial video seorang pria yang menuding adanya perbuatan rekayasa kasus oleh penyidik Polsek Cilandak, Jakarta Selatan.(Tangkapan layar video Instagram @feedgramindo)
Senin, 02 Februari 2026 06:23 WIB

JAKARTA – Sebuah insiden memalukan yang melibatkan oknum penyidik Polsek Cilandak kini menjadi sorotan tajam setelah video dugaan rekayasa Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tersebar luas di jagat maya. Oknum tersebut terekam kamera berusaha merampas dan memusnahkan dokumen hukum saat seorang warga memprotes adanya perubahan pasal yang tidak sesuai fakta.

Warga bernama Saukan Samallo, melalui unggahan di media sosial, mengungkapkan kekecewaannya karena kasus penganiayaan yang ia laporkan diduga sengaja diubah oleh penyidik menjadi kasus narkoba. Saat dugaan manipulasi ini dibongkar, oknum penyidik justru menawarkan untuk menyobek berkas tersebut di depan mata korban.

"Sini kertas berkasnya, Pak. Ya sudah berkas-berkasnya saya sobek, Pak," ujar oknum penyidik tersebut dalam rekaman yang viral di akun Instagram @feedgramindo, Minggu (1/2/2026).

Beruntung, korban tetap sigap mempertahankan lembaran BAP tersebut sebagai bukti autentik untuk menuntut keadilan. Penolakan korban ini sekaligus menjadi tamparan bagi transparansi proses hukum di tingkat kepolisian sektor tersebut.

Merespons tekanan publik, Kasi Humas Polsek Cilandak, Bripka Nuryono, memastikan bahwa oknum yang bersangkutan tidak akan lepas dari tanggung jawab. Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) telah dikerahkan untuk memeriksa penyidik yang mencoba menghilangkan bukti tersebut.

"Untuk sekarang yang bersangkutan sudah diperiksa Propam," tegas Nuryono, Senin (2/2/2026).

Kasi Propam Polres Jakarta Selatan, Kompol Budi Agung Ariyanto, juga membenarkan pemeriksaan tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian sangat serius menangani dugaan rekayasa kasus yang melibatkan anggotanya.

Kasus ini menambah daftar panjang keluhan masyarakat mengenai profesionalisme penyidik di lapangan. Kini, publik menunggu hasil sidang etik untuk melihat sejauh mana ketegasan institusi Polri terhadap oknum yang mencoba bermain-main dengan fakta hukum demi kepentingan tertentu.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:kompas.com
Kategori:Beladiri, DKI Jakarta
wwwwww