Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
10 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
10 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
10 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
10 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Pertahanan Persik Buruk Itu Pengakuan Marcos Reina

Pertahanan Persik Buruk Itu Pengakuan Marcos Reina
Pemainn Persik Kediri, Bernard Henry Doumbia. (Ileague.id)
Senin, 23 Februari 2026 14:44 WIB
Penulis: Azhari Nasution

KEDIRI - Marcos Reina kecewa dengan kekalahan yang diderita Persik Kediri atas Bhayangkara Presisi Lampung FC 3-4 pada laga pekan ke-22 Super League 2025/2026 di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Jawa Timur, Jumat (20/2/2026) lalu.

Padahal menurut pelatih asal Spanyol itu pertandingan berjalan seru dengan diwarnai aksi jual beli gol. Marcos Reina menyebut pasukannya memiliki persentase penguasaan lebih bagus dari Bhayangkara FC.

Meski tiga kali ketinggalan gol lebih dulu, namun Ezra Walian dkk. berhasil mengejar defisitnya. Tiga gol Bhayangkara FC yang dilesakkan Slavko Damjanovic menit keenam, Nehar Sadiki menit ke-38, dan Privat Mbarga menit ke-59 diimbangi Kiko Carneiro menit ke-33, Jose Enrique menit ke-51, dan Ernesto Gómez menit ke-64.

Namun pemain anyar Bhayangkara FC asal Pantai Gading, Bernard Henry Doumbia menutup laga lewat gol menit ke-87. Apalagi Kiko Carneiro juga diganjar kartu merah menit 90+7. Lengkap sudah penderitaan Persik Kediri malam itu.

Marcos Reina memuji daya juang para pemain yang tak ingin kalah di kandang. "Pertama, saya bangga dengan cara tim bermain. Cara mereka menyerang, spirit mengejar ketertinggalan, menyamakan skor, terus berupaya menang, dan tampil lebih baik sepanjang laga," katanya.

Namun dari sisi bertolakbelakang, Marcos Reina sangat kecewa dengan keroposnya lini pertahanan Persik Kediri. "Ada hal yang membuat saya tidak senang. Pertahanan kami buruk dalam menghadapi beberapa situasi penting. Kami kemasukan bola sangat mudah. Kami berusaha keras mencetak gol untuk menang. Tapi hari ini kami seperti memberikan tiga poin kepada Bhayangkara FC," ucapnya.

Marcos Reina tak mau mencari kambing hitam absennya Imanol Garcia jadi penyebab kegagalan Persik Kediri mengamankan poin di kandang.

"Imanol Garcia pemain bagus. Kali ini dia absen. Tapi Ady Eko juga bermain bagus malam ini. Kami harus fokus lagi memperbaiki lini belakang agar tak mudah kebobolan lagi," ujarnya. ***

wwwwww