Pramono Anung Lantik 521 Pejabat Fungsional, Perkuat Reformasi Birokrasi Pemprov DKI
![]() |
| Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Ist). |
Rabu, 04 Maret 2026 14:57 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melantik 521 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/3/2026). Pelantikan ini ditegaskan sebagai langkah strategis memperkuat reformasi birokrasi sekaligus mendorong transformasi Jakarta menuju kota global.
Pram menekankan, jabatan fungsional bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah profesional yang menuntut integritas, kompetensi, dan tanggung jawab.
"Jabatan fungsional adalah amanah profesional yang menuntut integritas, kompetensi, dan tanggung jawab. Peran Saudara sekalian menjadi bagian penting dalam memperkuat kinerja perangkat daerah serta mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global dan pusat perekonomian nasional," ujar Pram.
Menurutnya, pelantikan tersebut bukan formalitas seremonial, melainkan bagian dari penguatan reformasi birokrasi berkelanjutan untuk membangun tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berbasis kinerja.
Pram menegaskan, komitmennya bersama Wakil Gubernur Rano Karno dalam memperkuat sistem meritokrasi di tubuh birokrasi Pemprov DKI.
"Saya dan Bang Doel berkomitmen memperkuat sistem meritokrasi sebagai fondasi reformasi birokrasi di Pemprov DKI Jakarta. Penempatan jabatan harus berbasis kompetensi dan capaian kinerja sehingga birokrasi yang kita bangun benar-benar profesional, berintegritas, dan dipercaya masyarakat," tegasnya.
Dari total 521 pejabat yang dilantik, mereka terdiri atas 15 jenis jabatan fungsional dari 11 perangkat daerah. Pemprov DKI memastikan seluruh proses pengisian jabatan dilaksanakan secara adil, transparan, dan akuntabel.
Sebagian besar pejabat fungsional yang dilantik berasal dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), yakni 473 orang. Pramono mengingatkan jajaran Satpol PP agar menjalankan tugas penegakan peraturan daerah secara tegas, namun tetap humanis, profesional, dan tanpa diskriminasi.
Selain itu, sejumlah guru turut dilantik dalam kesempatan tersebut. Pram meminta para pendidik mengambil peran aktif dalam meningkatkan mutu pendidikan, memastikan proses pembelajaran berjalan profesional, adil, serta berorientasi pada pembentukan karakter. Ia menegaskan, sekolah harus menjadi ruang yang aman dan inspiratif bagi generasi muda Jakarta.
Dalam arahannya, Pram menyampaikan lima pesan utama kepada para pejabat yang baru dilantik. Pertama, memiliki kesiapan dan sikap adaptif dengan memahami tugas dan tanggung jawab jabatan secara utuh serta mampu mengakselerasi program prioritas pembangunan Jakarta.
"Kedua, membangun pola kerja yang inovatif dan berorientasi hasil dengan menghadirkan inovasi serta perbaikan yang berdampak nyata bagi kualitas pelayanan publik. Ketiga, menjaga semangat sinergi dan solidaritas tim melalui komunikasi terbuka serta bekerja dalam satu kesatuan untuk mencapai visi bersama," jelasnya.
Keempat, menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas dengan tetap menghormati kebebasan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, saran, dan kritik. Kelima, bekerja secara transparan dan akuntabel agar setiap kebijakan dapat dipertanggungjawabkan serta meningkatkan kepercayaan publik.
Pram meminta seluruh pejabat fungsional berperan aktif menjaga stabilitas Jakarta di tengah dinamika global. Aparatur Pemprov DKI, kata dia, harus memastikan ibu kota tetap menjadi ruang yang aman, nyaman, dan stabil sehingga aktivitas serta kesejahteraan warga tidak terganggu.
"Selamat bertugas kepada para pejabat fungsional yang dilantik hari ini. Semoga semangat bersinergi, berinovasi, dan berkinerja terus terjaga demi menjadikan Jakarta sebagai kota global yang inklusif, berdaya saing, dan menyejahterakan warganya," pungkasnya. ***
| Editor | : | Senopati Ukoro |
| Kategori | : | Badminton, DKI Jakarta |













