Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
19 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
23 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
3
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
20 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
19 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
6
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
18 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Apresiasi Gerak Cepat Menpora Erick, Susi Susanti Prihatin Ada Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Atlet

Apresiasi Gerak Cepat Menpora Erick, Susi Susanti Prihatin Ada Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Atlet
Susi Susanti. (Kemenpora)
Jum'at, 06 Maret 2026 13:03 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Rasa prihatin yang mendalam dirasakan Susi Susanti ketika mendengar kabar mengenai kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik menimpa para atlet putra dan putri cabang olahraga (cabor) panjat tebing.

Sebagai mantan atlet yang berjuang demi nama Indonesia di berbagai ajang internasional, Susi paham betul bahwa setiap atlet mendedikasikan hidupnya dengan melewati hari-hari di pusat pelatihan nasional (pelatnas) untuk menjalani program latihan yang intens dengan satu tujuan, mempersembahkan gelar juara untuk Indonesia.

Sehingga bagi sang legenda bulutangkis, lingkungan pelatnas yang kondusif, menjamin keamanan dan keselamatan atlet, serta memberikan ruang untuk berkembang menjadi hal mutlak yang harus diciptakan.

Keinginan Susi yang juga merupakan harapan dari semua atlet kini ternoda oleh ulah terduga pelaku yang merupakan mantan pelatih kepala cabor panjat tebing.

“Saya sangat prihatin atas kejadian yang menimpa atlet kita. Atlet adalah aset bangsa yang harus dijaga, dilindungi, dan diberikan ruang aman untuk berkreasi dan berkembang. Mereka berlatih keras demi mempersembahkan gelar untuk Indonesia bahkan mengangkat nama bangsa di kancah internasional, maka sangat menyedihkan jika pengabdian mereka ternoda oleh kekerasan seperti ini,” ujar Susi.

Peraih emas Olimpiade Barcelona ini mengapresiasi upaya Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir yang bergerak cepat memberi dukungan kepada atlet yang menjadi korban untuk meneruskan kasus ini ke jalur hukum, serta memberikan perlindungan dan keamanan bagi korban yang melaporkan.

Susi juga menilai langkah Menpora Erick membuka saluran pengaduan bagi korban yang pernah atau sedang menjadi korban kekerasan seksual untuk melaporkan ke [email protected], adalah bentuk keberpihakannya terhadap keselamatan para atlet.

“Saya mengapresiasi langkah dan komitmen Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir yang menunjukkan keberpihakan pada perlindungan atlet. Respons cepat dan keseriusan pemerintah sangat penting agar korban mendapatkan keadilan dan agar kasus serupa tidak kembali terjadi,” tambahnya.

Susi Berharap semua pihak yang berkecimpung di olahraga memiliki integritas untuk menjaga kondusifitas dan keamanan para atlet saat menjalani pelatnas ataupun saat mengikuti ajang di berbagai negara.

“Setiap atlet tentu membutuhkan bimbingan dan dukungan dari support system yang mengelilinginya dalam pelatnas, ataupun saat mengikuti kejuaraan di suatu negara. Sangat disayangkan jika ada sosok di sekitar atlet yang mencederai kepercayaan ini. Maka kita semua yang terlibat dalam dunia olahraga harus sama-sama menjaga integritas dan punya semangat untuk memberikan perlindungan kepada atlet,” tambahnya. ***

wwwwww