Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
8 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
7 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
2 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
2 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
2 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
6
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
2 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
Home  /  Berita  /  Non Olympic

PSIM Yogyakarta Libur Hingga 23 Maret 2026

PSIM Yogyakarta Libur Hingga 23 Maret 2026
PSIM Yogyakarta saat menjalani latihan. (Ileague.id)
Rabu, 18 Maret 2026 13:51 WIB
Penulis: Azhari Nasution
YOGYAKARTA – PSIM Yogyakarta meliburkan aktivitas latihan tim selama enam hari menyambut momen Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah. Skuad berjuluk Laskar Mataram mendapatkan kesempatan libur Lebaran kali ini terhitung sejak Selasa (17/3/2026) sampai dengan Minggu (22/3/2026) mendatang.

Pelatih PSIM, Jean Paul Van Gastel sudah menyiapkan rencana tim selama masa jeda kompetisi BRI Super League 2025/26 saat ini. Pelatih asal Belanda itu telah menyusun program latihan matang sebelum tim kembali berkumpul nanti.

“Kami terus berlatih selama beberapa hari dan kemudian memberi kesempatan mereka libur enam hari. Kami punya waktu dua minggu bersiap menghadapi laga lawan Dewa United FC,” kata Van Gastel.

Dia juga menjelaskan alasan mengapa memberikan jeda libur yang lumayan panjang bagi para pemainnya. “Saya memberikan libur untuk mereka agar bisa menghabiskan waktu bersama keluarga dan menikmati istirahat karena saya pikir itu penting. Setelah itu, kami mulai lagi menuju hari pertama persiapan melawan Dewa United,” dia menambahkan.

Disisi lain, bulan puasa dan perayaan Lebaran di Indonesia identik dengan konsumsi hidangan manis dengan kadar gula yang cukup tinggi. Van Gastel sendiri menyadari benar bahwa ini adalah tantangan bagi para pemain.

“Secara keseluruhan makanan Indonesia mengandung banyak gula di dalam masakannya. Anda harus sadar akan apa makanan untuk Anda konsumsi,” ucapnya lagi.

Dia memang tidak memberi instruksi khusus kepada para pemain terkait apa yang mereka konsumsi. Akan tetapi, Van Gastel lebih menekankan tanggungjawab individu masing-masing penggawa Laskar Mataram.

“Saya memperingatkan mereka untuk kembali ke latihan nanti dalam kondisi yang bugar dan ideal (dengan berat badan proporsional). Saya akan mengambil tindakan tegas jika mereka tidak kembali seperti keinginan saya,” tegas Van Gastel.

Masa rehat tim juga dimanfaatkan sang juru taktik untuk memulihkan tenaga. Dia memilih liburan ke luar negeri bersama keluarga, demi menghabiskan waktu luangnya. “Secara pribadi saya pergi ke Vietnam. Saya akan pergi untuk liburan bersama keluarga saya,” pungkasnya. ***

wwwwww