Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
6 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
6 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
6 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Nasional

Konflik Timur Tengah Berimbas ke Dapur, Warga Diminta Bijak Pakai Gas LPG

Konflik Timur Tengah Berimbas ke Dapur, Warga Diminta Bijak Pakai Gas LPG
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (Herdi Alif Al Hikam/detikcom)
Jum'at, 27 Maret 2026 13:27 WIB
JAKARTA – Kebiasaan sehari-hari di dapur kini menjadi perhatian pemerintah di tengah ancaman krisis energi global. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, secara khusus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mulai menghemat penggunaan gas LPG saat memasak.

Imbauan ini disampaikan menyusul memanasnya eskalasi konflik di Timur Tengah yang berdampak langsung pada ketahanan bahan bakar minyak dan gas dunia. Bahlil mengingatkan agar kebiasaan membiarkan kompor menyala terus-menerus setelah masakan matang segera dihentikan demi efisiensi.

"Saya memohon, menyarankan agar ayok, kita harus memakai energi dengan bijak. Yang tidak perlu, saya sarankan jangan. Contoh, katakanlah, kalau masak pakai LPG, kalau masakannya udah masak, jangan kompornya boros," ungkap Bahlil melalui siaran YouTube Kementerian ESDM di Colomadu, Jumat (27/3/2026).

Penggunaan komoditas energi secara bijaksana di tingkat rumah tangga dinilai sangat krusial saat ini. Ketua Umum Partai Golkar tersebut meyakini, langkah penghematan gas secara serentak oleh rakyat akan sangat membantu menjaga stabilitas pasokan energi nasional ke depannya.

"Karena ini kita harus betul-betul minta bantuan rakyat untuk kita bersama-sama untuk memakai energi yang bijaksana. Kalau ini kita mampu lakukan bersama-sama insyaallah energi kita ke depan akan semakin baik," jelasnya.

Langkah penghematan gas kompor di sektor rumah tangga ini sejalan dengan upaya mitigasi yang tengah dilakukan pemerintah pusat akibat perang Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Presiden, Prabowo Subianto, telah menginstruksikan jajaran terkait untuk bergerak cepat mengamankan cadangan energi di dalam negeri maupun dari luar negeri.

"Presiden semalam memerintahkan kepada saya dan tim untuk segera mencari pasokan-pasokan minyak kita dari hampir semua negara. Kemudian mengoptimalkan semua energi yang ada pada kita," paparnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:Nasional
wwwwww