Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
9 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
10 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
13 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Badminton

Pemprov DKI Upayakan Tak Ada PHK PPPK Meski Ada Wacana Pembatasan Belanja Pegawai

Pemprov DKI Upayakan Tak Ada PHK PPPK Meski Ada Wacana Pembatasan Belanja Pegawai
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Senin, 30 Maret 2026 16:11 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dilanda kecemasan menyusul rencana pemerintah pusat yang akan membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mulai 2027.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan berupaya semaksimal mungkin untuk tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) atau penghentian kontrak terhadap ribuan tenaga PPPK.

‎
‎"Yang jelas Pemerintah DKI Jakarta akan berusaha tidak ada pemberhentian kerja," kata Pram kepada wartawan, Senin (30/3/2026).
‎
‎Pram menjelaskan, pihaknya masih akan mempelajari secara mendalam wacana kebijakan pembatasan belanja pegawai tersebut. Ia menekankan, kebijakan itu masih dalam tahap pembahasan di tingkat pemerintah pusat dan belum menjadi keputusan final.
‎
‎Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta akan mengutamakan langkah-langkah yang menjaga keberlangsungan kerja para pegawai, khususnya tenaga PPPK yang memiliki peran penting dalam pelayanan publik.
‎
‎Di sisi lain, ia mengungkapkan, di lingkungan Pemprov DKI Jakarta terdapat banyak tenaga PPPK, baik yang bekerja penuh waktu maupun paruh waktu, yang baru saja menjalani proses pelantikan.
‎
‎"Pemerintah DKI Jakarta kemarin PPPK-nya kan memang ada yang paruh waktu maupun yang sepenuhnya itu kan juga baru dilantik," pungkasnya. ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Badminton, DKI Jakarta
wwwwww