Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
20 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
21 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
20 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
20 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
19 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
20 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Badminton

Nyok Dateng ke Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng

Nyok Dateng ke Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng
Tradisi Anteran Lebaran Betawi. (Ist)
Selasa, 31 Maret 2026 07:25 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Majelis Kaum Betawi (MKB) bersama Bamus Betawi resmi mengumumkan penyelenggaraan Lebaran Betawi 2026 yang akan berlangsung pada 10-12 April 2026. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, perhelatan budaya tahunan ini akan dipusatkan di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Ketua Umum Bamus Betawi, Riano P Ahmad mengatakan, penyelenggaraan tahun ini memiliki makna khusus seiring momentum menuju lima abad Jakarta. Selain sebagai ajang halalbihalal, Lebaran Betawi 2026 menjadi yang pertama digelar di bawah naungan MKB sebagai lembaga adat pasca diberlakukannya UU DKJ Nomor 2 Tahun 2024.

 
"Ini adalah bentuk adaptasi terhadap konstitusi baru. Lebaran Betawi 2026 membawa misi memperkokoh persatuan sekaligus menjaga tradisi di tengah transformasi Jakarta menjadi kota global," kata Riano, melalui keterangan tertulis, Selasa (31/3).
 
Lebaran Betawi sendiri pertama kali diinisiasi oleh Amarullah Asbah dengan dukungan Gubernur Fauzi Bowo dan Wali Kota Sylviana Murni, lalu secara resmi diselenggarakan oleh Bamus Betawi sejak 2008. Hingga kini, tradisi tersebut terus berkembang sebagai simbol sinergi budaya antara masyarakat Betawi dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
 
Memasuki tahun ke-18, penyelenggaraan tahun ini tampil berbeda dengan keterlibatan langsung Majelis Kaum Betawi yang dipimpin Fauzi Bowo. Dukungan penuh dari Gubernur Pramono Anung juga dinilai menjadi penguat dalam upaya mempertegas identitas Betawi di tengah arus modernisasi ibu kota.
 
Ketua Panitia Pelaksana, Anas Ma’ruf menambahkan, berbagai persiapan telah dilakukan, termasuk koordinasi dengan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota serta Dinas Kebudayaan DKI Jakarta untuk memastikan kelancaran acara.
 
Menurutnya, sejumlah tradisi khas tetap akan menjadi daya tarik utama, seperti anteran, sajian kuliner Betawi, hingga pertunjukan seni budaya yang melibatkan seluruh wilayah kota administrasi di Jakarta.
 
"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Jakarta untuk berkolaborasi dan hadir dalam Lebaran Betawi. Ini adalah panggung identitas utama Jakarta yang sarat nilai spiritual, sosial, dan kultural," pungkas Anas. ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Badminton, DKI Jakarta
wwwwww