Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
14 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
13 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
8 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
8 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
8 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
8 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Tetap Jadi Pendekar Sejati, Prabowo Lepas Jabatan Ketua Umum PB IPSI

Tetap Jadi Pendekar Sejati, Prabowo Lepas Jabatan Ketua Umum PB IPSI
Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto menghadiri Musyawarah Nasional XVI IPSI Masa Bakti 2026–2030. (Foto: BPMI Setpres)
Sabtu, 11 April 2026 19:14 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyatakan tidak akan melanjutkan jabatannya sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVI IPSI Masa Bakti 2026–2030 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta (11/4/2026).

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil seiring dengan tanggung jawab besar yang kini diembannya sebagai kepala negara. Ia menilai peran sebagai Presiden membutuhkan fokus penuh sehingga tidak memungkinkan dirinya untuk menjalankan tugas secara optimal di IPSI.

“Alhamdulillah hari ini saya menyatakan bahwa saya mohon izin untuk tidak lanjutkan sebagai Ketua Umum PB IPSI karena saya sudah mengemban tugas kebangsaan yang menyita waktu saya sehingga tidak mungkin saya efektif sebagai Ketua Umum PB IPSI,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo juga menyampaikan bahwa dirinya telah mengabdikan diri di dunia pencak silat selama kurang lebih 34 tahun, baik sebagai wakil ketua umum maupun ketua umum IPSI. Ia mengaku bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan panjang organisasi tersebut dalam membina dan mengembangkan pencak silat di tingkat nasional maupun internasional.

Meski tidak lagi menjabat, Presiden menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung IPSI dan perkembangan pencak silat Indonesia. Menurutnya, seorang pendekar tidak terikat oleh jabatan formal, melainkan oleh pengabdian yang terus berjalan sepanjang hayat.

“Saya siap terus, akan terus mendukung, dengan jabatan ataupun tidak dengan jabatan. Seorang pendekar adalah sampai nafas dia terakhir, dia pendekar,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga mendorong IPSI untuk menyiapkan regenerasi kepemimpinan yang kuat dan visioner. Ia meyakini bahwa organisasi ini memiliki kader terbaik yang mampu melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan serta membawa pencak silat semakin maju di masa depan.

“Saya yakin generasi penerus yang pantas untuk meneruskan tongkat kepimpinan di IPSI dan pasti saya akan dukung PB IPSI ke depan,” ucap Presiden.

Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh keluarga besar IPSI atas dukungan dan kebersamaan selama masa kepemimpinannya. Kepala Negara berharap IPSI terus menjadi garda terdepan dalam membina karakter bangsa sekaligus mengharumkan nama Indonesia di kancah global. ***

wwwwww