Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
7 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
7 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
7 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
8 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Non Olympic

HUT ke-96 PSSI, Perkuat Persatuan dan Tingkatkan Prestasi

HUT ke-96 PSSI, Perkuat Persatuan dan Tingkatkan Prestasi
Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali saat perayaan HUT ke-96 PSSI. (PSSI)
Minggu, 19 April 2026 23:25 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - PSSI resmi memasuki usia 96 tahun pada Minggu (19/4/2026) ini. Kali ini, peringatan hari jadi dilaksanakan dengan suasana khidmat dan sederhana di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua Umum PSSI, Zainuddin Amali dan Ratu Tisha Destria, anggota Exco Ahmad Riyadh dan Sekjen PSSI Yunus Nusi. Selain itu, ada pengurus Asprov PSSI Jawa Timur dan para legenda Timnas Indonesia dari berbagai generasi seperti Evan Dimas, Anang Ma'ruf, Hadi Ismanto, Subangkit, Fredy Muli, Yusuf Ekodono, Arif Suyono, M Zein Alhadad dan lian-lainnya.

Momentum sakral dimulai dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Waketum PSSI. Potongan pertama diberikan kepada perwakilan legenda, Hadi Ismanto, sebagai simbol penghormatan atas dedikasi mereka terhadap sejarah sepak bola Indonesia.

Memasuki usia ke 96 tahun, Zainudin Amali kembali mengingatkan semangat persatuan dalam sesi sambutan. Baginya sepakbola adalah salah satu alat pemersatu bangsa.

Perjalanan perjuangan klub pendiri luar biasa, dan dengan hari ini pssi masih ada. Awal bagaimana pssi berdiri tentu tidak mudah. Pada saat itu 96 tahun lalu, bagaimana mempersatukan klub-klub daerah, makanya dulu itu nama klub selalu ada kata persatuan," ungkap Zainudin.

"Jadi maknanya adalah kita sebagai masyakarat sepakbola ya harus bersatu. Bertanding hanya 2x45 menit. Setelah itu ya kembali guyup lagi, bersatu lagi sebagai keluarga sepak bola, sebagai warga Indonesia," imbuhnya.

GoNews.co

Pada momen ini, PSSI juga menyampaikan apresiasi kepada para legenda sepak bola nasional yang telah berkontribusi dalam perjalanan panjang organisasi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para legenda yang telah mengisi sejarah sepak bola Indonesia. Tanpa kontribusi mereka, PSSI tidak akan seperti sekarang,” kata Zainudin.

PSSI juga menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan. Mulai dari kualitas kompetisi domestik hingga prestasi Timnas Indonesia. Mengawal Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030 menjadi tujuan dari PSSI.

“Kami punya mimpi besar. Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar timnas Indonesia bisa masuk Piala Dunia 2030,” tukas Zainudin. ***

wwwwww