Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
3 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
5
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
3 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
3 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Bali

Kerja Cerdas, Tim SAR Evakuasi Dua WN Rusia dari Tebing Pantai Cemongkak Bali

Kerja Cerdas, Tim SAR Evakuasi Dua WN Rusia dari Tebing Pantai Cemongkak Bali
Evakuasi dua WN Rusia menggunakan helikopter oleh Basarnas di tebing Uluwatu. (Foto: Dok. Basarnas Bali)
Jum'at, 24 April 2026 08:08 WIB
BADUNG – Dua wisatawan asal Rusia, Sergei Starostin (51) dan Diana Zolotova (20), berhasil diselamatkan tim Search and Rescue (SAR) gabungan setelah terjebak di dasar tebing Pantai Cemongkak, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Penyelamatan dramatis menggunakan helikopter ini dilakukan, Kamis (23/4/2026), untuk merespons naiknya air laut di kawasan tersebut.

Insiden bermula ketika kedua turis asing tersebut berenang di perairan Pantai Cemongkak dengan mengenakan jaket keselamatan. Arus pasang tiba-tiba menyeret mereka dan menghempaskan tubuh keduanya ke karang pinggir pantai. Korban kemudian terpaksa memanjat dasar tebing curam guna menghindari ombak laut yang terus meninggi.

Di tengah situasi genting, korban tanpa sengaja melihat sebuah papan reklame kelab pantai El Kabron yang terpasang di dinding tebing. Mereka langsung menghubungi nomor telepon yang tertera di papan tersebut guna meminta bantuan darurat.

"Penelepon menyampaikan bahwa mendapat nomor telepon El Kabron Bali dari papan reklame yang terpasang di sisi tebing yang dilihat oleh penelepon," papar Kasi Humas Polresta Denpasar, I Gede Adi Saputra Jaya.

Staf kelab, Fika, segera meneruskan laporan itu kepada Polsek Kuta Selatan dan Satpolairud Polresta Denpasar. Informasi krusial ini langsung dikoordinasikan dengan Basarnas Bali, yang kemudian menerjunkan delapan personel pemantau jalur darat ke lokasi kejadian.

Melihat posisi korban yang terisolasi jauh di bawah tebing serta ancaman gelombang pasang, tim penyelamat menilai evakuasi darat sangat berisiko. Kepala Kantor Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya, mengambil langkah cepat dengan mengerahkan helikopter SGi Air Bali.

"Tidak ada permasalahan yang begitu signifikan, tetapi harus lebih cepat dalam proses tersebut karena melihat gelombang yang cukup naik, dan kita menggunakan hoisting, dan satu per satu korban bisa kita evakuasi," urainya.

Helikopter yang membawa lima personel gabungan lepas landas dari Hellyport Benoa pukul 14.46 Wita. Tim udara tiba di lokasi dalam waktu belasan menit dan langsung mengangkat kedua korban secara bergantian menggunakan tali baja atau sistem hoisting.

Kedua warga Rusia tersebut mendarat dengan selamat di pangkalan SGi Air Bali pukul 15.15 Wita. Sergei Starostin, yang hanya mengalami luka gores ringan di kaki dan siku kiri akibat benturan karang, menolak pemeriksaan lanjutan di rumah sakit. Keduanya kemudian mendapatkan perawatan luka dasar dari tim medis Klinik Nusa Medika yang bersiaga di lokasi pendaratan. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com, inilah.com
Kategori:Olympic, Bali
wwwwww