Kerja Cerdas, Tim SAR Evakuasi Dua WN Rusia dari Tebing Pantai Cemongkak Bali
![]() |
| Evakuasi dua WN Rusia menggunakan helikopter oleh Basarnas di tebing Uluwatu. (Foto: Dok. Basarnas Bali) |
Insiden bermula ketika kedua turis asing tersebut berenang di perairan Pantai Cemongkak dengan mengenakan jaket keselamatan. Arus pasang tiba-tiba menyeret mereka dan menghempaskan tubuh keduanya ke karang pinggir pantai. Korban kemudian terpaksa memanjat dasar tebing curam guna menghindari ombak laut yang terus meninggi.
Di tengah situasi genting, korban tanpa sengaja melihat sebuah papan reklame kelab pantai El Kabron yang terpasang di dinding tebing. Mereka langsung menghubungi nomor telepon yang tertera di papan tersebut guna meminta bantuan darurat.
"Penelepon menyampaikan bahwa mendapat nomor telepon El Kabron Bali dari papan reklame yang terpasang di sisi tebing yang dilihat oleh penelepon," papar Kasi Humas Polresta Denpasar, I Gede Adi Saputra Jaya.
Staf kelab, Fika, segera meneruskan laporan itu kepada Polsek Kuta Selatan dan Satpolairud Polresta Denpasar. Informasi krusial ini langsung dikoordinasikan dengan Basarnas Bali, yang kemudian menerjunkan delapan personel pemantau jalur darat ke lokasi kejadian.
Melihat posisi korban yang terisolasi jauh di bawah tebing serta ancaman gelombang pasang, tim penyelamat menilai evakuasi darat sangat berisiko. Kepala Kantor Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya, mengambil langkah cepat dengan mengerahkan helikopter SGi Air Bali.
"Tidak ada permasalahan yang begitu signifikan, tetapi harus lebih cepat dalam proses tersebut karena melihat gelombang yang cukup naik, dan kita menggunakan hoisting, dan satu per satu korban bisa kita evakuasi," urainya.
Helikopter yang membawa lima personel gabungan lepas landas dari Hellyport Benoa pukul 14.46 Wita. Tim udara tiba di lokasi dalam waktu belasan menit dan langsung mengangkat kedua korban secara bergantian menggunakan tali baja atau sistem hoisting.
Kedua warga Rusia tersebut mendarat dengan selamat di pangkalan SGi Air Bali pukul 15.15 Wita. Sergei Starostin, yang hanya mengalami luka gores ringan di kaki dan siku kiri akibat benturan karang, menolak pemeriksaan lanjutan di rumah sakit. Keduanya kemudian mendapatkan perawatan luka dasar dari tim medis Klinik Nusa Medika yang bersiaga di lokasi pendaratan. ***













