Amanda Senang Bisa Kibarkan Merah Putih di Acara Penutupan
![]() |
| Amanda Narda Mutia saat membawa bendera Merah Putih di acara penutupan Asian Beach Games Sanya 2026. (NOC Indonesia) |
Penulis: Azhari Nasution
Peringkat pertama diraih tuan rumah China dengan 24 emas, 17 perak dan 13 perunggu. Thailand di urutan kedua lewat raihah 10 emas, 9 perak, 8 perunggu dan disusul Iran dengan 9 emas dan 1 perak menutup tiga besar klasemen perolehan medali.
Capaian ini menjadi bagian dari proses pembinaan jangka panjang olahraga nasional, di mana setiap partisipasi internasional memberikan pengalaman berharga bagi atlet untuk terus berkembang dan meningkatkan daya saing di level yang lebih tinggi. Selain itu, hasil ini sekaligus menjadi catatan dan modal penting untuk menatap multievent selanjutnya.
Pada upacara penutupan Asian Beach Games Sanya 2026, pembawa bendera Indonesia diwakili atlet panjat tebing Amanda Narda Mutia yang berkompetisi di nomor individual dan relay. Amanda berhasil menembus babak 16 besar di nomor individual dan bersama Puja Lestari membawa tim hingga ke perempatfinal nomor relay.
“Saya senang dan bangga bisa mengibarkan bendera Merah Putih di closing ceremony. Semoga ini bisa menginspirasi teman-teman atlet di Indonesia,” ucap Manda, sapaan karib Amanda.

Manda mengatakan bahwa pengalaman berkompetisi di Asian Beach Games memberi kesan yang sangat berarti untuk dirinya.
“Pengalaman bertanding di sini sangat berharga. Sebenarnya saya berkompetisi dalam keadaan cedera, jadi dalam kondisi yang kurang baik saya bisa memberikan peeforma yang cukup baik. Selanjutnya saya ingin fokus pemulihan, mungkin tidak berkompetisi dulu, supaya ke depannya lebih bisa tampil maksimal,” ujar Amanda usai upacara penutupan.
Sementara itu, Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Asian Beach Games 2026, Krisna Bayu, menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh atlet dan ofisial yang telah mewakili Indonesia dengan penuh semangat.
“Pertama-tama, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang membawa nama Indonesia di Asian Beach Games Sanya 2026. Setiap pertandingan yang dijalani menjadi bagian penting dari proses peningkatan kualitas dan mental bertanding atlet kita,” ujar CdM Bayu.

CdM Bayu menegaskan bahwa hasil yang diraih menjadi fondasi penting untuk menghadapi agenda besar selanjutnya. Keikutsertaan Indonesia di Asian Beach Games Sanya 2026 mencerminkan komitmen Komite Olimpiade Indonesia dalam membangun kekuatan olahraga nasional secara berkelanjutan.
“Kami melihat hasil ini sebagai batu pijakan. Dalam waktu dekat, kita akan menghadapi ajang yang lebih besar, yaitu Asian Games Aichi-Nagoya 2026 pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang. Oleh karena itu, evaluasi dan persiapan akan terus dimatangkan agar Indonesia dapat tampil lebih optimal,” lanjutnya.
Kontingen Indonesia di Asian Beach Games Sanya 2026 diperkuat oleh 22 atlet dari tiga cabang olahraga, yakni basket 3x3, voli pantai, dan panjat tebing. Kombinasi antara atlet berpengalaman dan talenta muda menjadi bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan untuk memperluas kedalaman skuad nasional di masa depan.
Menutup keikutsertaan Indonesia, CdM Bayu menekankan bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari jumlah medali, tetapi juga dari progres dan kesiapan menuju tantangan berikutnya.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga konsistensi pembinaan dan memperkuat sistem. Medali adalah hasil, tetapi proses dan kesiapan menuju panggung yang lebih besar seperti Asian Games harus menjadi fokus utama kita bersama,” tutup CdM Bayu. ***
| Kategori | : | Non Olympic, DKI Jakarta |













