Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
21 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
15 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
13 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
14 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
22 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Nasional

Wajah Baru Ribuan KUA Lewat Dana Surat Berharga Syariah

Wajah Baru Ribuan KUA Lewat Dana Surat Berharga Syariah
Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi
Kamis, 07 Mei 2026 17:12 WIB

JAKARTA - Sebanyak 1.758 gedung baru Kantor Urusan Agama berhasil didirikan pemerintah di berbagai wilayah nusantara. Proyek infrastruktur keagamaan yang memakan waktu sembilan tahun ini sepenuhnya dibiayai menggunakan skema pendanaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Proyek fisik yang bergulir semenjak 2014 tersebut menjadi langkah taktis otoritas terkait untuk mendongkrak kualitas sarana birokrasi kemasyarakatan. Perombakan besar-besaran ini sekaligus bertujuan menghapus pandangan sempit warga yang kerap menganggap lembaga tersebut sebatas lokasi urusan administrasi pernikahan semata.

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi, menyebutkan tingginya ekspektasi masyarakat menuntut adanya pembenahan fasilitas secara nyata.

"Harapan publik terhadap layanan KUA sangat tinggi. Karena itu, penguatan infrastruktur menjadi bagian penting dalam mendukung kualitas pelayanan yang lebih baik," ujar Ahmad Zayadi di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Pihak kementerian mengklaim instrumen keuangan berprinsip syariat ini tersalurkan tepat sasaran. Berkat fasilitas yang diperbarui, ruang lingkup pelayanan publik kini merambah sektor yang jauh lebih luas.

Masyarakat saat ini bisa mengakses bimbingan keluarga sakinah, konsultasi agama, pengelolaan administrasi instrumen wakaf dan zakat, pembinaan masjid, hingga berbagai urusan sosial keagamaan lainnya secara langsung melalui sistem satu pintu.

Peningkatan wujud bangunan secara masif ini dinilai sebagai bentuk adaptasi mutlak demi menjawab kebutuhan masyarakat akan birokrasi yang prima.

"Pembangunan KUA bukan hanya soal gedung, tetapi juga upaya menghadirkan layanan yang lebih representatif, nyaman, dan mudah diakses masyarakat," paparnya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:okezone.com
Kategori:Nasional, Voli, DKI Jakarta
wwwwww