Baznas (Bazis) DKI Beri Kemudahan Berkurban
![]() |
| Peluncuran Program Kurban Berkah BAZNAS 2026 yang diperkenalkan BAZNAS (Bazis) DKI Jakarta. |
Rabu, 13 Mei 2026 14:09 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Ketua BAZNAS (Bazis) Provinsi DKI Jakarta, Akhmad H Abubakar menegaskan, ibadah kurban tidak boleh dimaknai hanya sebagai seremonial atau ritual tahunan semata, melainkan harus menjadi instrumen nyata untuk memperluas pemerataan kesejahteraan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Komitmen itu diwujudkan melalui peluncuran Program Kurban Berkah BAZNAS 2026 yang diperkenalkan BAZNAS (Bazis) DKI Jakarta dalam kegiatan Public Expose bersama media di Difabis Coffee, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026).
Program tersebut dirancang dengan pendekatan yang lebih terukur, transparan, dan tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat di wilayah dengan tingkat kerentanan sosial dan ketahanan pangan rendah.
Akhmad menekankan, momentum Iduladha harus mampu menghadirkan dampak sosial yang lebih luas di tengah masyarakat. Menurutnya, kurban bukan sekadar ibadah simbolik, tetapi juga bentuk solidaritas sosial untuk menjangkau kelompok rentan yang selama ini belum tersentuh secara optimal.
"Kurban bukan sekadar ritual tahunan, tetapi juga bagian dari upaya pemerataan kesejahteraan sosial di tengah masyarakat," kata Akhmad.
Untuk memastikan distribusi lebih tepat sasaran, BAZNAS (Bazis) DKI Jakarta tahun ini menerapkan sistem penyaluran berbasis DTSEN (Data Terpadu Sasaran Ekonomi Nasional). Pendekatan tersebut digunakan untuk memvalidasi masyarakat miskin ekstrem secara lebih presisi agar bantuan daging kurban benar-benar diterima oleh kelompok yang paling membutuhkan.
Penyaluran kurban difokuskan ke 20 titik RW Kumuh Miskin (KUMIS) prioritas yang tersebar di lima wilayah kota administrasi DKI Jakarta. Langkah ini diambil guna memastikan distribusi daging kurban menjangkau masyarakat dengan konsentrasi mustahik tertinggi.
Tak hanya itu, BAZNAS (Bazis) DKI Jakarta juga menggagas program “Qurban Fest” di Kampung Tanpa Matahari, kawasan urban dengan tingkat kerentanan tinggi yang selama ini dinilai kerap luput dari distribusi kurban konvensional.
Dalam pelaksanaannya, Program Kurban Berkah BAZNAS 2026 menghadirkan sejumlah skema penyaluran, mulai dari Kurban Berkah Jakarta untuk distribusi di wilayah DKI Jakarta, Kurban Berkah Pelosok Desa bagi daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal), Kurban BUMD & KORPRI untuk konsolidasi kurban ASN dan pegawai BUMD Pemprov DKI, hingga Kurban Palestina melalui kolaborasi bersama BAZNAS RI. Selain itu, tersedia pula program Sedekah Daging bagi masyarakat yang ingin berbagi dengan nominal lebih terjangkau.
BAZNAS (Bazis) DKI Jakarta juga menghadirkan inovasi digital melalui aplikasi BAZNAS BAZIS App dan situs donasi resmi untuk mempermudah masyarakat berkurban. Sebagian daging kurban bahkan akan diolah menjadi rendang kaleng sebagai cadangan logistik bencana dan distribusi pangan jangka panjang.
Di sisi lain, pelaksanaan kurban tahun ini juga mengedepankan konsep Green Kurban dengan penggunaan wadah ramah lingkungan seperti besek di titik pemotongan binaan. Proses penyembelihan dipastikan memenuhi prinsip ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) melalui pemeriksaan ketat dan keterlibatan Juru Sembelih Halal (JULEHA).
Melalui program tersebut, Akhmad mengajak masyarakat, sektor swasta, BUMD, hingga seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong mengonsolidasikan kurban agar manfaatnya dapat dirasakan lebih merata oleh warga yang membutuhkan.
"Kurban Anda adalah kebahagiaan mereka. Mari kita jadikan Iduladha tahun ini sebagai momentum Jakarta berbagi keberkahan," pungkas Akhmad. ***
| Editor | : | Senopati Ukoro |
| Kategori | : | PON |













