Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
8 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
9 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
8 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga
Nasabah PNM yang mendapat penghargaan di Women’s Inspiration Awards 2026. (Ist)
Sabtu, 16 Mei 2026 20:26 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pemberdayaan perempuan menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Di tengah kontribusi UMKM yang mencapai lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, peran perempuan dalam mengelola usaha mikro, kecil, dan menengah menjadi kekuatan yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Lebih dari separuh pengusaha UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan, menjadikan mereka pilar penting dalam ekonomi keluarga sekaligus penggerak perubahan di lingkungan sekitarnya.

Melalui program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera), PT Permodalan Nasional Madani (PNM) hadir menjangkau perempuan prasejahtera agar memiliki akses yang lebih luas terhadap pendampingan usaha, serta jejaring sosial berbasis kelompok.

Tidak hanya memberikan modal finansial, PNM juga menghadirkan modal intelektual melalui pelatihan dan pendampingan usaha, serta modal sosial melalui pertemuan kelompok yang menjadi ruang berbagi pengalaman, saling menguatkan, dan saling menginspirasi antaranggota.

Dampak dari pendampingan tersebut turut terlihat dari capaian nasabah PNM Mekaar yang berhasil meraih penghargaan dalam ajang Women’s Inspiration Awards 2026 yang diselenggarakan pada 30 April 2026. Salah satunya Nurjannah, nasabah PNM Mekaar yang menilai pendampingan intensif menjadi bagian penting dari perjalanan usahanya. Ia menyebut, keberhasilannya bukan hanya lahir dari kerja keras pribadi, tetapi juga dari proses pembinaan yang terus dilakukan PNM.

“Alhamdulillah dengan adanya binaan dari PNM ini, saya bisa melangkah sejauh ini. Yang tadinya saya hanya usaha kecil, tapi karena selalu mendapatkan binaan dari PNM, alhamdulillah hari ini saya bisa berdiri di sini untuk mendapatkan penghargaan ini. Terima kasih banyak PNM, saya sangat bersyukur sekali,” ungkap Nurjannah.

Hal senada disampaikan Sri Kartini, nasabah PNM Mekaar Magelang, yang menilai kehadiran PNM telah membantu pengusaha kecil untuk terus berkembang dan naik kelas. Baginya, PNM bukan hanya lembaga pembiayaan, tetapi juga mitra yang hadir mendampingi proses pertumbuhan usaha dari dekat.

“PNM selalu memberikan pendampingan kepada UMKM. Kami sangat berterima kasih kepada PNM, yang selalu memberikan semangat untuk kami para pengusaha UMKM,” tutur Sri Kartini.

“Harapan kami, perempuan-perempuan yang ada di Indonesia selalu berdaya dan ikut membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tambahnya.

Women’s Inspiration Awards 2026 menjadi ruang apresiasi bagi perempuan-perempuan tangguh yang tidak hanya mampu membangun usahanya sendiri, tetapi juga memberi dampak sosial bagi lingkungan.

Keberhasilan nasabah PNM Mekaar dalam ajang tersebut menjadi bukti bahwa pemberdayaan perempuan melalui akses pembiayaan, pendampingan, dan jejaring sosial mampu melahirkan pengusaha ultra mikro yang mandiri, percaya diri, dan berkontribusi bagi ekonomi lokal. ***

wwwwww