Pantau Hilal di 88 Titik, Pemerintah Gelar Sidang Isbat Idul Adha Hari Ini
![]() |
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat menyebut kelancaran proses ini bertumpu pada sinergi kelembagaan yang dibahas sejak rapat daring, Selasa (5/5/2026).
"Pelaksanaan rukyatulhilal bukan hanya agenda rutin tahunan, tetapi bagian dari pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Karena itu, koordinasi dengan BMKG, Pengadilan Agama, ormas Islam, dan seluruh pihak terkait perlu terus diperkuat," urainya.
Berbagai daerah telah memastikan kesiapannya. Observatorium Universitas Muslim Indonesia Makassar dipilih sebagai lokasi pantau di Sulawesi Selatan. Langkah serupa dilakukan Kota Tarakan di Kalimantan Utara, Kabupaten Mamuju di Sulawesi Barat, serta titik lain di Maluku Utara dan Sulawesi Tengah.
Seluruh data dari lapangan ini akan disidangkan mengacu pada Peraturan Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2026 dan standar imkanur rukyat MABIMS. Proses persidangan dibagi menjadi seminar pemaparan posisi hilal pukul 16.30 WIB, dilanjutkan musyawarah tertutup pukul 18.00 WIB, dan ditutup lewat konferensi pers pukul 19.00 WIB.
"Pemerintah memiliki dasar perhitungan astronomi dan kriteria imkanur rukyat MABIMS. Namun sebelum diumumkan kepada masyarakat, seluruh data dan masukan dibahas bersama dalam sidang isbat agar keputusan yang dihasilkan dapat menjadi rujukan bersama," paparnya. ***
| Editor | : | Hermanto Ansam |
| Sumber | : | tempo.co |
| Kategori | : | Nasional |













