Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
21 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
17 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
21 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
16 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Pesta Gol di Padang, Tavares Sebut Laga Tak Semudah Yang Terlihat di Papan Skor

Pesta Gol di Padang, Tavares Sebut Laga Tak Semudah Yang Terlihat di Papan Skor
Persebaya Surabaya saat menang telak 7-0 atas Semen Padang. (Ileague.id)
Minggu, 17 Mei 2026 15:08 WIB
Penulis: Azhari Nasution

PADANG - Persebaya Surabaya bermain luar biasa pada pekan ke-33 Super League 2025/26 melawan Semen Padang FC. Bermain di Stadion H. Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, Jumat (15/5/2026) lalu, Bajul Ijo pesta gol 7-0.

Namun di balik kemenangan terbesar musim ini, pelatih Bernardo Tavares justru melihat banyak hal yang masih perlu diperbaiki. Dia menilai laga tidak semudah yang terlihat di papan skor.

Menurutnya, Persebaya memang tampil efektif, tetapi sempat kehilangan kontrol permainan pada pengujung babak pertama. Selain itu dia juga menyoroti reaksi pemainnya saat kehilangan bola. 

“Kami mencetak dua gol, kami punya beberapa peluang bagus untuk mencetak lebih banyak di babak pertama. Tapi 10-15 menit terakhir babak pertama, saya tidak suka tim saya,” ujar pelatih asal Portugal itu.

“Reaksi kami saat kehilangan bola tidak bagus. Semen Padang menciptakan peluang, mencetak gol yang offside, dan ada situasi lainnya,” imbuhnya.

Seperti diketahui pada laga yang dihadiri 1.516 penonton itu situasi berubah total setelah turun minum.

Persebaya tampil jauh lebih agresif dan efektif. Gol demi gol lahir lewat Bruno Moreira, Mihailo Perovic, hingga hattrick Bruno Paraiba yang membuat laga sepenuhnya berada dalam kendali Bajul Ijo.

“Saya pikir itu mematikan permainan. Bagus karena kami mencetak banyak gol, tapi kami harus tetap rendah hati karena jika kami menunjukkan perilaku yang sama saat kehilangan bola di laga berikutnya melawan Persik Kediri, kami akan mendapat masalah di kandang,” tutur Bernardo Tavares.

Kini tambahan tiga poin membuat tim naik ke posisi empat klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan perolehan 55 poin. ***

wwwwww