Pramono Resmikan Puskesmas Meruya Selatan II, Layani 100 Pasien per Hari
![]() |
| Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Ist). |
Senin, 18 Mei 2026 13:23 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan gedung baru Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II di Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Senin (18/5/2026).
Peresmian tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam memperluas akses layanan kesehatan yang mudah dijangkau, berkualitas, dan merata bagi masyarakat.
Pram menyebut, Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II saat ini melayani sekitar 20.113 jiwa dari empat RW di wilayah Meruya Selatan II. Puskesmas tersebut juga mencatat rata-rata kunjungan harian mencapai 80 hingga 100 pasien sepanjang 2025.
"Puskesmas ini setiap hari melayani antara 80 sampai 100 orang. Tadi saya melihat hampir semua fasilitas yang dimiliki kondisinya sangat baik dan respons masyarakat rata-rata mengapresiasi pelayanan yang ada," kata Pram.
Menurutnya, kehadiran fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di Jakarta. Ia juga mengapresiasi sejumlah inovasi layanan yang dikembangkan di Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II.
Beberapa inovasi itu di antaranya Teras Sehat yang memberdayakan lansia melalui pengembangan tanaman hidroponik, tanaman obat keluarga, serta budidaya ikan sebagai sumber protein tinggi. Selain itu, terdapat fasilitas Glam/Gym Lansia Aktif Mandiri sebagai area olahraga ringan bagi warga lanjut usia, hingga Area Moana yang menjadi ruang bermain anak untuk pengembangan motorik.
Pram mengaku terkesan dengan tingginya partisipasi lansia dalam memanfaatkan fasilitas puskesmas tersebut sebagai ruang interaksi sosial dan aktivitas kesehatan.
"Bahkan baru pertama kali saya melihat ada kelompok lansia, ada yang sampai usia 83 tahun, memanfaatkan puskesmas ini sebagai tempat berkumpul sekaligus sarana berolahraga dan bersilaturahmi," ungkapnya.
Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II juga menerapkan konsep Integrasi Layanan Primer (ILP), yakni pelayanan kesehatan berbasis siklus hidup mulai dari ibu dan anak, usia produktif, hingga lansia, dengan penguatan layanan promotif dan preventif.
"Dengan diresmikannya Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II ini, mudah-mudahan kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan di Jakarta semakin baik dan dapat dilayani sebaik-baiknya," tuturnya.
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta memiliki 31 rumah sakit, 44 puskesmas kecamatan, dan 292 puskesmas pembantu yang tersebar di seluruh wilayah ibu kota. Pemerintah juga berencana membangun dua rumah sakit tambahan guna memperkuat layanan kesehatan masyarakat.
"Itulah yang menjadi ujung tombak Pemerintah DKI Jakarta dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat," pungkas Pram.
Sebagai informasi, Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II didukung oleh 17 tenaga kesehatan yang terdiri atas dokter umum, dokter gigi, bidan, perawat, dan tenaga pendukung lainnya.
Selain memperkuat fasilitas kesehatan, Pemprov DKI Jakarta juga terus menjalankan sejumlah program prioritas di bidang kesehatan, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, layanan kesehatan jiwa berbasis komunitas melalui JakCare, serta digitalisasi layanan kesehatan melalui JAKSIMPUS.
Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta turut melakukan penataan lingkungan sehat dengan menekan jumlah RW kumuh dari 445 RW pada 2017 menjadi 211 RW pada 2026 atau turun lebih dari 52,58 persen. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung terciptanya lingkungan kota yang sehat dan tertata bagi warga Jakarta. ***
| Editor | : | Senopati Ukoro |
| Kategori | : | Automotif, DKI Jakarta |













