Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
10 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
3
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
8 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
7 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
12 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
7 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Basket

Operasi Pemulangan Sembilan Relawan Gaza Jadi Prioritas Utama Diplomasi

Operasi Pemulangan Sembilan Relawan Gaza Jadi Prioritas Utama Diplomasi
Menlu Sugiono menegaskan pemerintah tengah memaksimalkan jalur diplomasi di Timur Tengah untuk melacak posisi WNI yang ditangkap Israel. (foto: inilah.com/reyhaanah)
Rabu, 20 Mei 2026 18:39 WIB

JAKARTA - Pencegatan armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) oleh pasukan Israel yang berujung pada penahanan sembilan warga negara Indonesia (WNI) direspons melalui manuver diplomasi lintas kawasan. Fokus pemerintah saat ini tertuju penuh pada perolehan informasi valid mengenai nasib para peserta misi solidaritas tersebut.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono mengambil inisiatif membangun jembatan komunikasi melalui perwakilan negara-negara kunci di Timur Tengah, mengingat ketiadaan jalur diplomatik langsung ke negara penahan.

"Saya sendiri sudah menghubungi kedutaan kita atau perwakilan kita untuk berkomunikasi dengan kementerian luar negeri di Jordan, Turki, Mesir untuk pertama mencari informasi yang akurat terkait posisi dan situasi dan keadaan dari saudara-saudara kita yang ditangkap," ungkap Sugiono, Rabu (20/5/2026).

Keterlibatan negara perantara ini dinilai sangat krusial untuk memantau jaminan hak asasi para sukarelawan selama masa isolasi. Pemerintah terus mendesak agar proses pemulangan dapat segera direalisasikan tanpa kendala.

"Kemudian diproses secepat-cepatnya untuk segera bisa kembali, untuk bisa dideportasi ke Indonesia dalam keadaan sehat dan tidak kurang satu apa pun," paparnya.

Meski pelayaran mulia ini berujung pada penahanan paksa, dedikasi dan keteguhan moral para utusan bangsa dalam membantu korban konflik tetap mendapat tempat tersendiri.

"Namun kemudian malah mengalami, memang, dan saya yakin mereka juga memahami risiko ini yang mereka ambil. Saya apresiasi courage-nya, keberaniannya, dan kita berharap tujuan untuk menyampaikan bantuan kemanusiaan ini bisa terus terlaksana lewat berbagai jalur dan berbagai sumber," pungkasnya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:Basket, DKI Jakarta
wwwwww