Kasus Viral Pesta Narkoba di THM Pekanbaru Seret Anak Bupati di Riau, Ini Hasil Asesmen BNN
![]() |
| Suasana saat penangkapan |
Isu ini sebelumnya sempat viral setelah akun Instagram @sarang_tawa mengunggah narasi dugaan pesta narkotika pada Sabtu (23/5/2026). Kabar tersebut menyita perhatian publik karena menyeret nama anak bupati dari di Riau dan selebgram SA yang sebelumnya pernah tersandung kasus penganiayaan anak di Mal SKA akhir tahun 2023 lalu.
Merespons polemik di masyarakat, Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, I Putu Yudha Prawira sempat menyatakan pihaknya masih mengumpulkan kepastian terkait insiden tersebut, Senin (25/5/2026).
"Saya tidak ada datanya," ungkap Putu Yudha singkat.
Kini, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru telah memberikan penjelasan resmi. Kepala BNN Kota Pekanbaru, Wawan memaparkan dari 13 orang yang diamankan, hanya satu tersangka berinisial FR yang kasusnya dilanjutkan ke tingkat penyidikan pidana.
FR kedapatan membawa ganja dan etomidate di atas ambang batas SEMA Nomor 4 Tahun 2010. Tersangka ini juga terindikasi sebagai pihak yang mencekoki peserta lain dengan etomidate.
"Mereka mengaku baru pertama kali menggunakan dan tidak tahu itu narkoba. Ada yang hanya sekali memakai," jelas Wawan merujuk pada ketidaktahuan sejumlah peserta, termasuk kelompok perempuan.
Satu orang lainnya berinisial MAY harus menjalani rawat inap tiga bulan karena membawa 1,39 gram ganja dan masuk kategori pengguna berat. Sisanya, termasuk AF dari di Riau, direkomendasikan rawat jalan di fasilitas BNN Kota Pekanbaru atau BNN Provinsi Riau.
"Untuk rawat inap bisa di fasilitas milik pemerintah atau swasta. Kalau milik BNN gratis," tambahnya. ***













