Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
21 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
17 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
21 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
16 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Nadeo Arga Winata Tetap Bangga Meski Gagal Juara

Nadeo Arga Winata Tetap Bangga Meski Gagal Juara
Penjaga gawang Borneo FC Samarinda, Nadeo Arga Winata. (Ileague.id)
Rabu, 27 Mei 2026 21:27 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SAMARINDA - Penjaga gawang Borneo FC Samarinda, Nadeo Arga Winata tetap menunjukkan kebanggaan terhadap pencapaian timnya meski gagal menjadi juara Kompetisi Super League 2025/2026.

Tim berjuluk Pesut Etam itu harus puas finis sebagai runner up setelah kalah head to head dari Persib Bandung, walaupun kedua tim sama-sama memperoleh 79 poin di akhir musim.

Borneo FC sebenarnya menutup kompetisi pada pekan ke-34 dengan kemenangan spektakuler 7-1 atas Malut United FC di Stadion Segiri Samarinda. Namun hasil imbang pada pekan yang sama membuat gelar juara tetap jatuh ke tangan Maung Bandung.

Dia mengaku tidak ingin terlalu membahas pertandingan terakhir karena menurutnya pencapaian Borneo FC sepanjang musim sudah cukup menggambarkan kualitas tim.

“Secara statistik, secara rekor yang sudah kita capai, secara kemenangan yang sudah kita capai, siapapun pemain yang ada di dalam Best Eleven dan sebagainya dan sebagainya,” katanya.

Seperti diketahui sepanjang kompetisi musim ini, Borneo FC memang tampil impresif. Pesut Etam menjadi tim paling produktif dengan torehan 74 gol dan mencatat jumlah kemenangan terbanyak dibanding klub lain.

Selain itu, mereka juga sukses menciptakan rekor kemenangan beruntun yang menjadi salah satu pencapaian terbesar musim ini.

“Saya rasa seluruh Indonesia juga tahu kalau Borneo FC di tahun ini sangat superior dan pantas untuk mendapatkan gelar juara,” tutur Nadeo.

Kini kegagalan meraih gelar Super League 2025/2026 menjadi pelajaran berharga bagi Borneo FC. Mantan pemain Bali United itu berharap tim bisa bangkit dan menciptakan sejarah baru pada musim-musim berikutnya. ***

wwwwww