Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sesi Terakhir Wirasena Youth Camp 2026: Peserta Tulis Komitmen Nyata sebagai Penggerak
Kemenpora
24 jam yang lalu
Sesi Terakhir Wirasena Youth Camp 2026: Peserta Tulis Komitmen Nyata sebagai Penggerak
2
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
8 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
3
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
4
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
Hukum
8 jam yang lalu
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
8 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
6 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Erick Thohir Hormati Keputusan Coach John Beri Kesempatan Pemain Muda

Erick Thohir Hormati Keputusan Coach John Beri Kesempatan Pemain Muda
Timnas Indonesia. (Foto: Dokumentasi Kita Garuda)
Rabu, 03 Juni 2026 20:07 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA – Timnas Indonesia akan menghadapi laga krusial di ajang FIFA Matchday. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Pasukan Garuda menghadapi Oman pada Jumat (5/6/2026) dan melawan Mozambik pada Selasa (9/6/2026).

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir optimistis. Namun, dia tetap mengingatkan seluruh elemen Timnas Indonesia untuk membumi dan menghormati kekuatan lawan yang dinilai tidak mudah.

Erick Thohir juga mengapresiasi keberanian kepala pelatih, John Herdman, yang terus konsisten memberikan kesempatan bagi para pemain muda untuk masuk ke skuad utama. Menurutnya, langkah berani ini sangat penting bagi masa depan sepak bola Indonesia.

"Saya melihat Coach John sangat serius mempersiapkan tim ini. Saya sangat mengapresiasi keputusan beliau memberikan kesempatan kepada pemain muda seperti Matthew Baker untuk mencoba bertransisi ke level senior. Sebelumnya kita juga melihat kejutan dari Donni Tri. Ini adalah proses yang harus kita lalui jika ingin memiliki kedalaman skuad yang matang," ujar Erick Thohir di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Erick kemudian menyandingkan strategi ini dengan kesuksesan Tim Nasional Kanada di kancah internasional. Ia mencontohkan bagaimana bintang dunia seperti Alphonso Davies lahir dari keberanian pelatih memberikan jam terbang tinggi sejak usia muda.

"Kita bisa belajar dari track record Kanada. Waktu itu Alphonso Davies dan kawan-kawan diberi kesempatan sejak dini, akhirnya mereka mendapatkan jam terbang yang tinggi dan mampu bersaing di level dunia. Pola seperti ini yang sedang kita bangun di Indonesia. Tentu, kita harus tetap menjaga keseimbangan. Pemain senior tetap memiliki peran yang sangat vital untuk membimbing adik-adiknya dan memberikan kontribusi terbaik mereka di lapangan," pungkasnya. ***

wwwwww