Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
14 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
14 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
14 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
14 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
15 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Kriminal

Nurhadi: Momentum Pergantian Pimpinan BGN Harus Perkuat Kualitas Layanan MBG

Nurhadi: Momentum Pergantian Pimpinan BGN Harus Perkuat Kualitas Layanan MBG
Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi. (Ist)
Rabu, 03 Juni 2026 16:31 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA – Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi NasDem, Nurhadi, menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi dan penyegaran kepemimpinan di Badan Gizi Nasional.

Menurut Nurhadi, evaluasi dalam sistem pemerintahan merupakan hal yang wajar guna memastikan setiap program prioritas nasional berjalan lebih baik dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

“Kami menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi dan penyegaran kepemimpinan di BGN. Dalam sistem pemerintahan, evaluasi merupakan hal yang wajar dan diperlukan untuk memastikan setiap program prioritas nasional berjalan semakin baik,” ujar Nurhadi dalam keta, Rabu (3/6/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dadan Hindayana beserta jajaran wakil kepala badan yang mengakhiri masa tugasnya. Menurutnya, mereka telah memberikan kontribusi penting dalam membangun fondasi kelembagaan BGN sejak awal pembentukannya.

Nurhadi menilai membangun lembaga baru dengan cakupan program sebesar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukanlah pekerjaan mudah.

Berbagai infrastruktur kelembagaan, sistem pelayanan, dan jaringan pelaksanaan program, kata dia, telah mulai terbentuk selama masa kepemimpinan sebelumnya.

Meski demikian, pergantian kepemimpinan dinilai harus menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program.

Ia menegaskan bahwa MBG merupakan investasi strategis bangsa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. “Pelaksanaannya harus semakin profesional, akuntabel, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” katanya.

Nurhadi juga mengucapkan selamat kepada Nanik S. Deyang yang dipercaya Presiden untuk memimpin BGN. Ia menilai amanah tersebut sangat besar mengingat tingginya harapan masyarakat terhadap keberhasilan program MBG.

Ia berharap kepemimpinan baru dapat segera melakukan konsolidasi serta memperkuat pengawasan di seluruh rantai pelaksanaan program, mulai dari pengadaan bahan pangan, proses produksi, distribusi, hingga kualitas dan keamanan makanan yang diterima penerima manfaat.

Selain itu, Nurhadi menekankan pentingnya BGN untuk lebih fokus pada peningkatan kualitas layanan dibanding sekadar mengejar target kuantitas penerima program.

Menurutnya, keberhasilan MBG tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dampaknya terhadap perbaikan status gizi anak, penurunan angka stunting, peningkatan kesehatan ibu hamil, dan kualitas generasi masa depan Indonesia.

Lebih lanjut, ia mendorong BGN agar semakin terbuka terhadap masukan dari DPR, pemerintah daerah, akademisi, tenaga kesehatan, pelaku usaha pangan, hingga masyarakat sipil.

“Program sebesar MBG membutuhkan kolaborasi yang kuat agar setiap rupiah anggaran yang dikeluarkan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi rakyat,” ujarnya.

Nurhadi menegaskan Komisi IX DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara konstruktif guna memastikan program MBG berjalan sesuai tujuan, yakni menciptakan generasi Indonesia yang sehat, kuat, cerdas, dan mampu bersaing di masa depan.

Ia berharap kepemimpinan baru di BGN dapat membawa semangat perbaikan, memperkuat kepercayaan publik, serta mempercepat terwujudnya visi Indonesia Emas 2045. ***

wwwwww