Lapas Narkotika Jakarta Waspadai Hantavirus, Petugas dan Warga Binaan Diberi Edukasi Khusus
![]() |
| Petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta bersama warga binaan. (Ist) |
Penulis: Bimo Putro Prihandoko
Kegiatan yang berlangsung di Blok D Lapas Narkotika Jakarta pada Rabu, 10 Juni 2026, itu diikuti pejabat struktural, petugas, serta warga binaan.
Sosialisasi tersebut dilakukan di tengah meningkatnya perhatian terhadap berbagai penyakit zoonosis atau penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia. Hantavirus diketahui dapat menyebar melalui paparan kotoran, urine, maupun air liur hewan pengerat yang terinfeksi.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Lapas Narkotika Jakarta, Nanda Adesaputra, mengatakan peningkatan pemahaman mengenai penyakit menular menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan lingkungan lapas.
“Kesehatan merupakan salah satu faktor utama dalam mendukung proses pembinaan. Karena itu, kami mendorong seluruh petugas dan warga binaan untuk memahami gejala, cara penularan, serta langkah pencegahan Hantavirus agar risiko penyebaran penyakit dapat diminimalkan,” kata Nanda dalam sambutannya, Kamis (11/6/2026).
Menurut dia, kebersihan lingkungan dan penerapan pola hidup bersih serta sehat menjadi faktor utama dalam mencegah munculnya berbagai penyakit menular di lingkungan hunian.
Materi sosialisasi disampaikan oleh perwakilan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, Sumiyati, yang menjelaskan karakteristik Hantavirus, mekanisme penularan, gejala klinis, hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan secara individu maupun kolektif.
Dalam paparannya, Sumiyati menekankan pentingnya menjaga sanitasi lingkungan, mengendalikan populasi hewan pengerat, serta mengelola sampah dan area hunian secara baik untuk mengurangi potensi penyebaran virus.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari program penguatan layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan yang selama ini terus dilakukan secara berkala.
Selain memberikan pemahaman kepada warga binaan, edukasi kesehatan juga ditujukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan petugas dalam menghadapi potensi gangguan kesehatan yang dapat muncul sewaktu-waktu.
Lapas Narkotika Jakarta berharap kegiatan ini mampu membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya pencegahan penyakit menular serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan mendukung proses pembinaan secara optimal. ***
| Editor | : | Azhari Nasution |
| Kategori | : | PON, Voli, DKI Jakarta |













