Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
6 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
5 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
5 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
5 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Voli

Komut Pertamina Pastikan Keandalan Pasokan Energi di NTT

Komut Pertamina Pastikan Keandalan Pasokan Energi di NTT
Mochamad Iriawan saat meninjau sejumlah titik sarfas operasi Pertamina di Kota Kupang, NTT. (Ist)
Jum'at, 12 Juni 2026 21:45 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KUPANG – Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, melakukan rangkaian kunjungan kerja intensif di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatim Balinus).

Pada Jumat (12/6/2026), pria yang akrab disapa Iwan Bule ini meninjau langsung sejumlah titik sarana dan fasilitas (sarfas) operasi Pertamina di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh proses bisnis dan distribusi energi di wilayah kepulauan berjalan optimal dan tanpa kendala.

Mengawali agenda kerjanya, Mochamad Iriawan menyambangi lembaga penyalur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan Timor Raya Oesapa, Kupang. Di lokasi itu, ia tidak hanya memeriksa kesiapan fasilitas pengisian, tetapi juga menyapa dan berdialog dengan para pelanggan. Interaksi hangat ini dimanfaatkan untuk mendengar masukan masyarakat mengenai pelayanan dan ketersediaan BBM di lapangan.

Setelah memastikan pelayanan di SPBU berjalan prima, rombongan bertolak menuju Aviation Fuel Terminal (AFT) El Tari. Dalam site visit tersebut, Iriawan memeriksa keandalan pasokan dan sistem pengisian bahan bakar pesawat udara (avtur).

Kehadiran manajemen puncak ini menegaskan komitmen Pertamina dalam mendukung kelancaran transportasi udara sebagai salah satu urat nadi perekonomian dan konektivitas di wilayah NTT.

Puncak dari rangkaian kunjungan kerja di Kota Kasih ini ditutup dengan kegiatan Management Walkthrough (MWT) ke Integrated Terminal (IT) Tenau. Fasilitas ini memegang peranan krusial sebagai hub utama pendistribusian energi di wilayah Timor dan sekitarnya.

Di tempat ini, Mochamad Iriawan meninjau secara detail pusat kendali operasi, kesiapan tangki timbun, hingga dermaga bongkar muat Bahan Bakar Minyak (BBM).

Saat memberikan arahan di IT Tenau, Mochamad Iriawan memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya menjaga ketahanan energi nasional secara konsisten. Tidak hanya itu, ia mengingatkan agar ketersediaan pasokan energi dijaga dengan ketat dan tidak boleh ada keterlambatan sedikit pun dalam proses distribusinya. "Kelancaran pasokan di hulu adalah kunci utama kelangsungan pelayanan di hilir," tegas Mochamad Iriawan.

Menurutnya, keterlambatan pasokan sekecil apa pun akan berdampak langsung pada terjadinya kelangkaan di tingkat SPBU dan agen-agen penyalur. Jika hal tersebut terjadi, efek domino yang ditimbulkan dapat mengganggu stabilitas ekonomi dan sosial masyarakat luas. Oleh karena itu, seluruh tim di IT Tenau diminta untuk selalu mengantisipasi segala potensi hambatan distribusi.

Di samping masalah pasokan, Komut Pertamina juga menegaskan komitmen perusahaan terhadap aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang tidak boleh dikompromikan. Ia menginstruksikan seluruh pekerja untuk mematuhi Corporate Life Saving Rules (CLSR) tanpa terkecuali. "Penerapan aturan keselamatan kerja ini wajib menjadi urat nadi dalam setiap aktivitas operasional sehari-hari di lingkungan Pertamina," tuturnya.

Mochamad Iriawan juga mengajak seluruh Perwira Pertamina untuk membudayakan sikap saling mengingatkan satu sama lain di lingkungan kerja. Para pekerja diminta tidak ragu untuk mengintervensi jika melihat adanya tindakan atau kondisi yang dinilai tidak aman (unsafe act/unsafe condition). Selain itu, ia memastikan bahwa seluruh keandalan fasilitas operasi harus selalu diuji dan dirawat dengan standar tertinggi.

Guna menguji kesiapsiagaan personel di lapangan, ia meminta para Perwira Pertamina untuk melakukan demonstrasi penanggulangan kebakaran. Simulasi yang berjalan dengan taktis dan cekatan, membuktikan bahwa seluruh tim di Integrated Terminal Tenau Kupang siap menghadapi situasi darurat demi mengamankan objek vital nasional serta menjaga pasokan energi tetap aman.***

wwwwww