Petugas Lapas Cilegon Kena Sasaran Tes Urine Dadakan
![]() |
| Pemariksaan urine petugas Lapas kelas IA Cilegon. (Ist) |
Penulis: Bimo Putro Prihandoko
Langkah ini dilakukan di tengah komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk memperkuat integritas aparatur serta menutup celah penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
Tes urine dilaksanakan secara acak dan menyeluruh terhadap jajaran pegawai. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi deteksi dini guna menjaga profesionalisme aparatur sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Raja M. Ismael, menegaskan bahwa pemberantasan narkoba harus dimulai dari internal lembaga. Menurutnya, pegawai pemasyarakatan wajib menjadi contoh dalam menjalankan tugas secara bersih dan berintegritas.
"Tidak boleh ada toleransi terhadap penyalahgunaan narkoba, baik oleh warga binaan maupun petugas," kata Raja, Kamis (18/6).
"Tes urine ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan seluruh jajaran bekerja secara profesional, sehat, dan berintegritas," ungkapnya.
Ia menegaskan, pengawasan terhadap pegawai akan terus diperkuat melalui berbagai langkah preventif, termasuk pemeriksaan berkala, pembinaan mental, serta penguatan budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas.
Menurut Raja, lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba menjadi salah satu syarat utama dalam mewujudkan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Pelaksanaan tes urine juga menjadi bagian dari implementasi program deteksi dini yang selama ini digencarkan di lingkungan pemasyarakatan.
Selain mencegah potensi pelanggaran, langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat disiplin dan profesionalisme aparatur.
Lapas Cilegon menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program nasional pemberantasan narkoba melalui pengawasan internal yang konsisten dan berkelanjutan.
Dengan penguatan pengawasan terhadap pegawai, Lapas Cilegon berharap dapat menjadi institusi pemasyarakatan yang semakin bersih, akuntabel, serta dipercaya masyarakat dalam menjalankan fungsi pembinaan dan pengamanan. ***













