Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
9 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
10 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
13 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Voli

Petugas Lapas Cilegon Kena Sasaran Tes Urine Dadakan

Petugas Lapas Cilegon Kena Sasaran Tes Urine Dadakan
Pemariksaan urine petugas Lapas kelas IA Cilegon. (Ist)
Jum'at, 19 Juni 2026 08:32 WIB
Penulis: Bimo Putro Prihandoko
CILEGON - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon, Banten menggelar tes urine terhadap seluruh pegawai sebagai bagian dari penguatan pengawasan internal dan upaya memastikan lingkungan kerja bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Langkah ini dilakukan di tengah komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk memperkuat integritas aparatur serta menutup celah penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

Tes urine dilaksanakan secara acak dan menyeluruh terhadap jajaran pegawai. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi deteksi dini guna menjaga profesionalisme aparatur sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Raja M. Ismael, menegaskan bahwa pemberantasan narkoba harus dimulai dari internal lembaga. Menurutnya, pegawai pemasyarakatan wajib menjadi contoh dalam menjalankan tugas secara bersih dan berintegritas.

"Tidak boleh ada toleransi terhadap penyalahgunaan narkoba, baik oleh warga binaan maupun petugas," kata Raja, Kamis (18/6).

"Tes urine ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan seluruh jajaran bekerja secara profesional, sehat, dan berintegritas," ungkapnya.

Ia menegaskan, pengawasan terhadap pegawai akan terus diperkuat melalui berbagai langkah preventif, termasuk pemeriksaan berkala, pembinaan mental, serta penguatan budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas.

Menurut Raja, lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba menjadi salah satu syarat utama dalam mewujudkan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pelaksanaan tes urine juga menjadi bagian dari implementasi program deteksi dini yang selama ini digencarkan di lingkungan pemasyarakatan.

Selain mencegah potensi pelanggaran, langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat disiplin dan profesionalisme aparatur.

Lapas Cilegon menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program nasional pemberantasan narkoba melalui pengawasan internal yang konsisten dan berkelanjutan.

Dengan penguatan pengawasan terhadap pegawai, Lapas Cilegon berharap dapat menjadi institusi pemasyarakatan yang semakin bersih, akuntabel, serta dipercaya masyarakat dalam menjalankan fungsi pembinaan dan pengamanan. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Voli, Beladiri, Banten
wwwwww