Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
11 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
6 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
10 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
7 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Presiden Prabowo Dukung Pembinaan Atlet Sejak Usia Dini, Akedemi Olahraga Nasional Jadi Fokus Strategis

Presiden Prabowo Dukung Pembinaan Atlet Sejak Usia Dini, Akedemi Olahraga Nasional Jadi Fokus Strategis
Menpora Erick Thohir dan Presiden Prabowo Subianto. (Kemenpora)
Sabtu, 20 Juni 2026 14:40 WIB
Penulis: Azhari Nasution

BOGOR - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyebut Presiden Prabowo Subianto mendukung penuh pembinaan atlet usia dini. Salah satunya melalui pembangunan Akademi Olahraga Nasional yang menjadi fokus strategis pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Menpora Erick usai diterima Presiden Prabowo di kediaman pribadi di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026) kemarin. Dalam kesempatan itu, Menpora Erick menyampaikan Akademi Olahraga Nasional akan dirancang untuk menjaring sekaligus membina talenta olahraga.

Menpora Erick mengatakan, program tersebut akan mencakup jenjang pendidikan. Mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Sehingga proses identifikasi dan pembinaan atlet potensial dapat dilakukan sejak usia 8 hingga 10 tahun.

“Bapak Presiden mendorong apalagi ada pemusatan yang namanya Akademi Olahraga nanti yang kita dimulai dari SD, SMP, SMA,” ujar Menpora Erick.

Menurut Menpora Erick, perhatian besar dari Presiden Prabowo itu sekaligus menegaskan pentingnya pembinaan atlet sebagai fondasi utama pencapaian prestasi olahraga nasional di masa depan.

Lewat Akademi Olahraga Nasional, Menpora Erick berharap hal ini dapat menciptakan sistem pembinaan yang terstruktur, terukur, dan berkesinambungan guna menyiapkan atlet-atlet yang mampu bersaing di level internasional.

Disamping itu, pembinaan berjenjang juga memastikan Indonesia memiliki regenerasi atlet yang lebih terarah. “Jadi siapa yang akan menjadi atlet ke depan dari usia 8-10 tahun sudah mulai dibina,” jelas Menpora Erick. ***

wwwwww